Keua FPMI DPD Cianjur Herlan Davion,

Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) terus bekerja memperjuangakan hak PMI. Seperti yang sekarang ini dilakukan. Sekurangnya sudah hampir 2 bulan terkahir ini, FPMI DPD Cianjur dibawah komando Herlan Davion, bekerja memperjuangkan hak dan kepulangan jenajah PMI atas nama Rustandi bin Sukron Pepe ke Indonesia.

Berbagai upaya telah dilakukan. Baik melalui surat ataupun telpon. Namun sampai saat ini belum ada kepastian dari pihak pemerintah perwakilan KBRI Riyadh. Kapan jenazah akan dipulangkan ke Indonesia.

” Segala upaya sudah kami lakukan, mengirim surat ke semua intansi terkait, BP2MI, Kemenaker, Kemenlu, dan KBRI, ATASE Riyadh, sejak tangga 29 Oktober 2020 lalu,” kata Herlan Davion saat dihubungi melalui telepon sellular.

Herlan juga mengatakan, selain itu FPMI DPD Cianjur telah melayangkan surat kepada DPR RI Komisi IX dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KEMENHUMKAM) perihal pengaduan permohonan bantuan pemulangan jenazah almarhum PMI Rustandi bin Sukron Pepe.

” Kendati sudah mengirim surat permohonan bantuan pemulangan jenazah almarhum PMI sebagai pejuang devisa negara, sampai saat ini belum ada kabar dari pemerintah terkait penetapan kapan jenazah akan di pulangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Herlan mengatakan, pada tanggal 12 November 2020 November kemarin. Pihaknya kembali melayangkan surat kepada Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo, perihal yang sama. Maksudnya agar jenazah almarhum Rustandi bin Sukron Pepe bisa secepatnya di pulangkan ke Indonesia.

” Saat ini FPMI DPD Cianjur beserta keluarga, sangat menggantungkan harapan pada bapak kepala negara Ir. H Joko Widodo. Besar harapan kami agar almarhum Rustandi bin Sukron Pepe bisa segera dipulangkan ke Indonesia dan dimakamkan di kampung halamannya,” sambung Herlan Davion.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here