Laporan : Ndi/Sandi

Cianjur, metropuncaknews.co. – Puluhan warga Desa Hegarmanah Kecamatan Sukaluyu yang tergabung dalam Forum Bela Warga 02, kesal terhadap PT. Han Young Nux. Karena, mereka menyatakan untuk terus  melakukan pemblokiran dan penghentian paksa kendaraan yang mengangkut limbah. Seperti yang dilakukan pada Jumat (27/12).

Aksi yang dilakukan kemarin siang, merupakan wujud kekesalan warga, terhadap perusahaan yang dinilai tidak konsisten dengan MoUyang disepakati pihak perusahaan dan warga. Hal itu dilakukan karena pihak Forum Bela Warga 02 menilai pihak perusahaan tidak menepati janjinya kepada warga.

” Aksi spontan ini, kami lakukan karena sudah merasa bosan dengan janji-janji yang diucapkan pihak perusahaan. Terlebih lagi, tidak adanya kesepakatan pengangkutan limbah yang jelas dari PT Hanyoung Nux dengan PT Fatria Jaya, ” kata tokoh masyarakat Desa Hegarmanah Asep (57), kepada awak media.

Aksi serupa sudah dilakukan bebarapa kali oleh warga Desa Hegarmanah. Kendati demikian, hingga kini tak kunjung membuahkan hasil yang baik sesuai kesepakatan.

” Kesepakatan yang pernah di janjikan PT Hanyoung Nux, sampai saat ini belum dirasakan masyarakat, khususnya RW 02 yang berada dilingkungan perusahaan,” terang Asep.

Berdasarkan pantauan tim dilapangan, puluhan warga yang menggelar aksi pemblokiran kendaraan limbah dari PT Fatria Jaya tersebut, dilakukan spontan dan mendapat hadangan dari security dan anggota yang mengawal kendaraan limbah. Beruntung dalam aksi tersebut tidak ada kontak fisik hanya adu mulut saja.

Sementara Sekertaris Forum Bela Warga RW 02 Desa Hegarmanah, Herman (50) menyebutkan, warga melakuka aksi tersebut, karena sudah merasa kesal dengan janji-janji perusahaan.

” Sebagai masyarakat, kami hanya menuntut hak saja, sampai saat ini terbukti perusahaan tidak menepati perjanjian awal pendirian,” katanya.

Lanjutnya, warga tidak akan puas dan berhenti menggelar aksi sampai PT Hanyoung Nux memenuhi janji dan kesepakatan yang pernah dibuat dengan Mr Sung.

” Sebelumnya, Mr Sung pernah membuat kesepakatan akan memenuhi tuntutan yang diminta warga, namun hingga kini belum juga ada yang dipenuhi dan terealisasi tuntutannya sesuai janji,” tandasnya.

Sementara dari pihak PT. Hanyong Nux tak ada yang bisa dikonfirmasi terkait masalah pemblokirkan pengiriman limbah oleh warga tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here