Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cilaku, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Kecamatan Cilaku. Pada kegiatan rutin bulanan tersebut, juga disosialisasikan soal vaksin Covid 19 dari Puskesmas Cilaku, Rabu (27/01) mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB.

Hadir pada rakor tersebut, Kapolsek Cilaku, Camat Cilaku, Danramil Cilaku dan Kota, jajaran OPD wilayah Kec. Cilaku, para kades seKecamatan Cilaku, Kapuskesmas yang diwakilkan, Kepala KUA Cilaku, pendamping sosial Dinsos Kec. Cilaku, ketua PPK Kec. Cilaku, ketua MUI Desa Sirnagalih, tokoh pemuda dan karang taruna serta PP.

Kepala Desa Sirnagalih H. Sugila,r S.Pd.I, mengatakan, Desa Sirnagalih merupakan penyangga kota dan penduduk terbanyak sewilayah Kec. Cilaku. Jumlah penduduknya mencapai 26 ribu jiwa dengan luas 16.000 ha. Selain itu didalamnya ada beberapa tempat penting seperti Pasar Induk dan terminal.

” Mengenai pembangunan kami memang terkendala, karena sekarang di fokuskan ke penanggulangan Covid-19. Terkait sumber dana pembangunan tidak hanya dari DD saja, namun ada beberapa sumber seperti misalnya bantuan aspirasi,” kata H. Sugilar.

Ia melanjutkan, pada tahun 2020 kemarin memang ada pembangunan TPT pasir, jalan rabat beton, MCK, Jl. Hotmik, TPT, Jl. Gang. Kalau renovasi masjid Ciajag itu dari DPRD pusat. Kemudian sumber pendapatan asli desa seperti Jalan, saluran air, tanah pemakaman, renovasi aula dan kantor desa.

” Tidak hanya itu saja, dengan rekom Kades untuk berobat ke Puskesmas bisa digratiskan, terus banyak yang kena dari lingkungan BTN, untuk itu meminta bantuan kepada Kapuskesmas agar merekomendasikan penyemprotan oleh Damkar. Intinya pemerintah Desa Sirnagalih siap membantu korban Covid 19,” ujar H. Sugilar.

Masih dilokasi yang sama, Danramil Kota/Cilaku Kapt Inf Dadang mengatakan, pada rakor tadi juga dibahas tentang pembuatan posko penanganan Covid 19 sebagai penerapan kerja masyarakat. Baik tingkat RT ataupun RW. Untuk para kepala desa yang hadir diharapkan bisa menyerap informasi. Karena saat ini sudah 1.153.000 orang yang terkena. Sementara isolasi di Ciherang dan Ciloto sudah penuh begitupun rujukannya. Nah untuk itu harus ada tempat isolasi ditingkat desa.

” Untuk penerima bantuan di tiap-tiap RT/RW harus ada perbaikan, karena masih ada orang kaya yang menerima bansos serta E.Warung juga harus tetap buka setiap hari. Nah, mengenai vaksin, itu akan didistribusikan secara bertahap untuk gelombang pertama ke tenaga medis dulu agar tahapan berlanjut dan disosialisasikan kepada masyarakat,” kata Kapt Inf Dadang.

Kapolsek Cilaku Kompol Syahril Lubis, SH menambahkan, di wilayah Kecamatan Cilaku ini ada gudang farmasi yang menerima 10.000 vaksin. Nantinya akan didistribusikan dan dalam penyimpanannya dijaga serta diamankan oleh Polri, TNI dan Pol.PP serta dilengkapi pemasangan CCTV untuk pengawasan.

” Untuk sekarang sedang dilaksanakan pendistribusian vaksin, semua masyarakat wajib mensosialisasikan program pemerintah agar kegiatan bisa dilaksanakan dan kita semua pun siap divaksin. Saya mengharapkan mudah-mudahan kita tidak tertular Covid 19,” tambahnya.

Selanjutnya untuk Forkopimdes, Kapolsek mengimbau agar segera membuat posko tingkat RT/RW. Kemudian sosialisasikan kembali gerakan 1 X 24  jam tamu wajib lapor agar tidak kecolongan. Kalau ada tamu yang datang tolong didata, apakah terkena covid-19 atau tidak. ” Selain  itu, kami mohon agar untuk anggaran-anggaran yang semakin kecil itu semakin menguji mental Kades, dan tidak ada penyalahgunaan anggaran,” tandasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here