Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Forkopimcam Cidaun nyatakan siap mendukung pengembangan wahana wisata Pantai Cemara Cipanglay untuk menjadi lokasi wisata besar.

Diketahui hutan Pantai Cemara tersebut saat ini dikelola oleh masyarakat Kelompok Tani Hutan (KTH) yang berada dibawah pengawasan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan dilapangan pasca diberlakukannya New Normal Pandemi Covid19, pengunjung membludak berdatangan ke lokasi wisata tersebut. Wisatawan ini datang dari dalam maupun luar daerah. Mereka datang untuk menikmati keindahan lokasi wisata yang dikelilingi pohon Cemara Udang.

Camat Cidaun Herlan Iskandar pada awak media mengatakan, Pantai Cemara Cipanglay kedepannya Insya Alloh akan menjadi lokasi wisata besar di kawasan Cianjur elatan. Khususnya di Provinsi Jawa Barat.
” Kami selaku Forkopimcam Cidaun, siap mendukung penuh kemajuan lokasi Pantai Wisata Cemara Cipanglay, supaya bisa menajadi aset wisata besar yang ada di Cianjur Selatan,” ungkapnya.

Pada kesemparan itu, Herlan juga mengucapkan terima kasih pada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat yang sudah datang meninjau langsung lokasi pantai wisata Cemara Cipanglay. Pejabat Dishut Prov. Jabar ini datang untuk memberikan bantuan bibit pohon Cemara Udang. Sekaligus memaparkan program Gubernur Jawa barat terkait Gerakan Tanam 50 Juta Pohon dan buah buahan yang disingkat GTPP.

” Ya, tentunya kami mengucapakan terima kasih juga kepada ASN di sekolah SMKN 1 Cidaun, yang sudah menyumbangkan 170 bibit pohon Cemara Udang. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi ASN lainya yang ada di wilayah Kecamatan Cidaun, dan Insya Alloh bulan depan ASN yang ada Kecamatan Cidaun, akan menyumbangkan bibit pohon Cemara Udang untuk ditanam di lokasi pantai wisata tersebut,” ujarnya.

Herlan melanjutkan, adapun terkait infrastruktur jalan yang menuju lokasi pantai wisata Cemara Cipanglay ini, akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Desa Cidamar.

” Menurut informasi dari pemerintah Desa Cidamar, tahun ini akan dilaksanakan perbaikan jalan yang menuju lokasi wisata tersebut melalui anggran Dana Desa (DD) tahap II sisa pemotongan yang 30% untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD, karena terdampak pandemi covid19,” tandasnya.

Sementara Kepala SMKN 1 Cidaun Supriatna menjelaskan, terkait bantuan bibit yang diberikan jajaran ASN kepada Dinas Kehutanan dilakukan sesuai intruksi Gubernur Jawa Barat. Yaitu setiap ASN khususnya guru diharapkan bisa menyumbang pohon Cemara Udang 10 bibit pohon perorang.

” Di SMKN 1 Cidaun ini ada sekitar 17 ASN, jadi jumlahnya ada 170 bibit pohon Cemara Udang yang akan kita sumbangkan untuk ditanam di lokasi pantai wisata Cemara Cipanglay,” kata Supriatna.
Ia juga mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Mengenai pemeliharaan kedepannya agar melibatkan pihak sekolah untuk hak guna kelola selama 5 tahun. Tapi bukan berarti menguasai melainkan ditanam dan dikelola oleh pihak sekolah digunakan untuk umum.

” Tujuannya, nanti ada pelajaran PLH bagi siswa anak anak didik SMKN 1 Cidaun yang akan dilibatkan untuk pemeliharaan dan mengurus supaya ada rasa ingin memiliki dan peduli terhadap lingkungan hutan. Adapun untuk biaya pemeliharaannya ditanggung oleh pihak sekolah jadi tidak akan meminta dari luar apalagi masyarakat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here