Kedai Kopi R & V yang dibuka kelompok pemuda yang menamakan dirinya Five Brother

 Liputan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Sekelompok anak muda kreatif dan inovatif asal Griya Maleber Indah RT 07/09 Desa Maleber Kecamatan Karang Tengah, Cianjur, mencoba membuka peluang usaha. Yaitu dengan membuka sebuah kedai kopi di jalan Rahman Hakim (Lembur Tengah) No. 55 Ruko No 02.

Berawal dari kejenuhan tinggal di rumah terus, tentu tak  mendapat penghasilan apa pun. Sementara kebutuhan kian meningkat terdorong oleh tuntutan dan perkembangan zaman. Karena itu, kelompok anak muda yang tergabung Five Brother, memberanikan diri untuk membuka usaha mandiri. Sedangkan modalnya, didapat dari hasil patungan.

Adapun yang disuguhkan sebagai menunya, kopi, softdring dan jajanan dengan harga terjangkau sesuai kelas Cianjur. Meski tidak luas, di kedai tersebut juga bisa dijadikan ruangan untuk belajar kelompok, ulang tahun bahkan arisan skala kecil-kecilan.

Ya, meski dengan modal yang pas-pasan, dengan niat yang tulus, mereka mencoba untuk mengembangkan usaha tersebut. Suatu langkah yang patut ditiru para pemuda dimana pun berada,

Salah seorang anggota Five Brother mengatakan, alhamdulillah meski pun dengan modal pas-pasan hasil urunan, kedai kopi sederhana ini bisa terealisasi. “ Kami tidak begitu banyak berharap, mudah-mudahan kaula muda di Cianjur ini, bisa membuka lapangan usaha sendiri dan tidak menjadi buruh,” ujarnya, Kamis (12/7).

Menurut dia, kedai kopinya itu berdiri berawal dari iseng. Daripada kumpul-kumpul nggak jelas dan merasa jenuh di rumah terus. Kenapa tidak kita coba untuk membuka usaha sendiri. Untuk pengelola dan pelayanan kami kerjakan bersama-sama dengan tugas masing-masing.  “ Intinya untuk membayar karyawan kan belum ada dan penghasilan pun belum terukur, akhirnya ya dikerjakan secara bersama-sama,”  tandasnya.

Diakuinya, kedai mulai ramai setelah jam bubar jam kerja. Bahkan tak jarang mereka buka hingga larut malam dengan tujuan ingin mengarahkan kaula muda untuk memposisikan diri. Daripada luntang lantung (kelayapan/red) ngk jelas, mending duduk bareng menikmati secangkir kopi, softdring dan camilan dengan harga yang terjangkau.

” Melihat situasi dan kondisi yang memang tidak kondusif didalam hari, mudah-mudahan dengan adanya kedai ini, kami harap bisa mengurangi kecemasan masyarakat Cianjur kota (khususnya), daripada kelayapan tidak jelas mending ngopi ja disini,” kata Raffy selaku penggagas ide.

Vanny menambahkan, untuk kedepannya, kami berharap bisa maju dan lebih besar lagi. Sehingga bisa membuka cabang dan lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran di Cianjur.

Benar dengan membuka usaha sendiri kita bisa terbebas dari tekanan orang lain. Selain itu kita juga bisa mengejar target yang diharapkan.  Tinggal seberapa besar kita mengupayakannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here