Entin tergolek lemah di tempat tigurnya. Selama sakit, entin nyaris tak pernah berobat, sungguh memprihatinkan

Lipuran : Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Entin (71) warga Kampung Pamagersari Gang. Mawar RT 01/16 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan/Kabupaten Cianjur, sudah lama terbaring di tempat tidur. Jangankan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, untuk ke kamar mandi pun harus dibantu orang lain.

Derita Entin itu dialami sekitar enam bulan yang lalu, ketika hendak ke kamar mandi. Entin terjatuh hingga tak bisa berdiri. Beruntung ada seorang tetangga yang mengetahui dirinya jatuh dan memapahnya ke tengah rumah.

Menurut keterangan Anwar (anak Entin), pihak keluarga sudah membawanya ke tukang urut. Pernah sesekali dirongent. Dari hasil rongent terlihat, dibagian tulang paha atas terdapat tulang yang retak.

” Hasil konsultasi dengan dokter di klinik mengatakan, untuk penyembuhan ibu saya membutuhkan waktu yang lama dan harus mendapat perawatan intensif,” kata Anwar saat dikunjungi awak media di rumahnya, Minggu (10/6).

Namun, jika melihat dari perekonomian keluarga, Entin bisa dikatakan kategori kurang mampu. Hal tersebut bisa dibenarkan dengan melihat kondisi rumah dan tingkat pendapatan anggota keluarganya masih dibawah UMR Kabupaten Cianjur.

Anwar yang kesehariannya jualan jajanan anak kecil dengan penghasilan tak menentu, harus rela mengurangi waktu jualannya demi menjaga sang ibu.

” Semenjak ibu sakit, saya bergantian dengan dengan istri untuk menjaga ibu saya, bahkan waktu berjualan pun sekarang lebih sedikit,” kata Anwar.

Yang lebih memprihatinkan lagi, semenjak Entin sakit, pihak pemerintah setempat tidak pernah memberikan bantuan kesehatan. Padahal keluarga Entin sangat membutuhkannya. Ksrena itu, Entin sangat mengharapkan uluran tangan para dermawan untuk kesembuhan dirinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here