Pabrik kerupuk yang dikelola Edih

Laporan : Shandi/R Dani

Cianjur, metropuncaknews.com – Adalah Edih Ruhdiyat (28) salah seorang pengusaha muda asal Sukabumi yang terbilang cukup berhasil. Ada pun bidang usaha yang digelutinya pabrik kerupuk. Nah dari Usaha Mikro Kecil Mandiri (UMKM) nya itu, ia bisa menciptakan lapangan kerja untuk membantu masyarakat di Kampung Pasirparahu, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, khususnya.

Saat ditemui di pabrik kerupuk miliknya, Minggu (25/11), Edih menyebutkan, awalnya termotivasi oleh orang tuanya di Sukabumi. Kemudian merintisdan mengembangkan usaha atau bisnis ini di Cianjur. Berkat keuletan dan ketekunannya, hingga kini pabrik yang dikelolanya berjalan lancar, bahkan maju pesat dan berkembang.

” Ya, saya putar otak, harus bagaimana biar keluarga bisa sukses dan maju. Maka dari itu mencoba membuka atau merintis kecil-kecilan UMKM pabrik kerupuk, dan hingga saat ini terhitung sudah hampir tiga tahun,” aku dia saat ditemui awak media.

Dirinya membeberkan, kalau di Cianjur tidak produksi, hanya proses pengopenan, menjemur hingga terakhir menggoreng saja. Kalau di Sukabumi itu milik orangtua, benar-benar memproduksi dari awal, cetak hingga pemasaran.

” Tapi alhamdullah, ternyata buka usaha di Cianjur bisa dikatakan bagus juga pemasarannya. Saat ini saja mempunyai pegawai asli warga sini, sebagian besar yang menjadi pemasaran hampir belasan orang. Konteknya sederhana sebetulnya, hanya ingin menciptakan usaha untuk keluarga dan membantu para pedagang atau warung kecil,” ujar, Edih.

Selama tiga tahun merintis pabrik kerupuk, dalam sebulan hasilnya cukup memuaskan. Bayangkan saja, dalam  sebulan perusahaan bisa menerima omset Rp. 5 juta bersih terkadang lebih,   tergantung pada kelincahan pemasaran juga. Intinya kepintaran adalah titik untuk menjadikan produk bisa menembus target, sehingga omset bisa melejit.

Ia menambahkan, tidak cetak saja omsetnya sudah lumayan. Apalagi kalau cetak atau produksi. Di pabrknya hanya menyiapkan bahan kerupuk. “ itu juga beli, minyak, mesin pengering, jadi prosesnya  cepat dan mudah kalau tidak produksi.

” Dalam sehari itu satu kwintal atau sekitar 30 ribu kerupuk saja. Ya, mudah-mudahan usaha ini bisa terus maju dan berkembang, intinya bisa membantu warga kecil menengah di bidang home industri. Selain itu juga dari Pemkab Cianjur melalui dinas terkait harus mendukung sepenuhnya pada pengusaha UMKM ini,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here