Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Pimpinan Pusat Majelis Dzikir dan Sholawat (Mazolat) Pilar Jagat, Aang Zain, akan mengadakan  dzikir dan sholawat akbar ‘Hadroh dan Tausiyah Sholawat’ di Alun-alun Sindangbarang, Cianjur Selatan, Sabtu (29/12) mendatang.

Untuk itu, dirinya mengajak dan menyerukan aksi keagamaan tersebut sangatlah penting, sebagai bahan atau pondasi keimanan kepada Alloh SWT dan mencintai Nabi Muhammad SAW (Rosul,red).

” Saya pribadi, secara langsung mengajak seluruh masyarakat, untuk terlibat dalam kegiatan keagamaan yang akan diselenggarakan, tanggal 29 Desember 2018 nanti. Dengan tujuan agar mampu memotivasi dan menginspirasi, menjaga, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai sholawat,” katanya saat ditemui awak media, Rabu (26/12).

Melalui sholawat akbar, yang mengajak seluruh komponen masyarakat, untuk menyambut Pemilihan Presiden (Pilpres) nanti, supaya bisa berjalan aman damai, melalui gerakan hati, pikiran dan jiwa yang tenang nan tentram.

Serta maulid dan sholawat akbar, supaya terlepas dari bencana dan kedholiman serta memohon kepada Alloh SWT, khususnya Cianjur sebagai ‘Kota Santri’, meminta pemimpin yang betul- betul agamis dan sayang kepada rakyatnya.

“Artinya, bisa dan harus mau menjadikan kembali Cianjur sebagai kota santri, sebagai mana warisan leluhur jaman dulu,” ungkap Sang Maestro Dzikir dan Sholawat asal Cianjur ini.

Diyakininya, melaui aksi gerakan sholawat, Insya Alloh kedholiman akan runtuh maka siapapun yang akan dholim di negeri ini, baik kepada rakyat maupun kepada NKRI hal sama akan runtuh dengan sendirinya.

Eksistensi sejumlah koordinator lapangan (Korlap) Mazolat disetiap kecamatan nampak antusias menyambut sholawat akbar ini, yang sekaligus do’a untuk negeri, ‘serukan Pemilu damai, aman dan kondusif.

” Kami, mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik santri maupun khalayak umum, untuk membangun kembali pundi-pundi yang hampir musnah dalam tatanan Cianjur kamashur yaitu kota santri,”ajaknya.

Mari membangun kembali tatanan yang hampir punah ini, baik secara di sengaja dengan aturan atau dibuat baru maupun secara alamiah tergerus oleh waktu.

“Ya, semoga kita bisa bahu membahu membangun kembali norma-norma tersebut untuk memperkuat generasi kedepan tetap bertahan dalam nilai-nilai luar biasa normanya. Artinya sebagai ciri khas Cianjur yang di wariskan para leluhur,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here