Laporan : Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Kelakuam JNL (38) warga Kampung Paseh Pala RT 03/RW 05, Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur, benar-benar bejad. Betapa tidak, JNL tega menggauli anaknya sendiri yang baru berusia 13 tahun.

Pelaku berinisial JNL beserta barang bukti berupa pakaian dalam korban ditampilkan dalam konfrensi pers yang digelar pada Jumat (21/05/2021) di Mapolres Cianjur.

Dalam konfrensi pers tersebut, Kapolres Cianjur, AKBP Mochammad Rifai mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2021. Setelah kedua orang tuanya bercerai, korban tinggal bersama pelaku yang notabene adalah ayah kandungnya.

” Korban tinggal bersama ayah kandungnya, pada satu malam tidur bersama (satu ranjang). Nah disitulah terjadi perbuatan cabul,” kata Rifai pada wartawan.

JNL ini, sambung Rifai, sebetulnya sudah menikah lagi. Hanya saja ibu tiri korban bekerja menjadi buruh migran keluar negeri. Sehingga JNL dengan leluasa tega memerkosa dan mencabuli anak kandungnya sebanyak dua kali.

” Karena korban mengeluh pada ibu kandungnya sakit saat buang air kecil, akhirnya sang ibu melaporkan kejadian  tersebut pada pihak kepolisian,” ujar Rifai.

Disampaikan Rifai, pelaku tega melakukan aksi bejatnya, lantaran merasa kesepian. Sehingga nafsu birahi pelaku muncul setelah melihat korban mandi dan mengenakan handuk. ” Untuk saat ini, korban masih dalam tahap pemeriksaan,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat 2 dan 3 dan Pasal 82 ayat 1 dan 2 Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 20116 sebagai pengganti Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman di atas 15 tahun, ” Karena orang tua kandung yang melakukannya ditambah sepertiga hukumannya,” jelas Rifai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here