Pesrta Sosialisasi Pemasyarakatan & Implementasi SRG

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Untuk meningkatkan kesejahteraan  masyarakat,  khususnya untuk para petani yang ada di Kecamatan Ciranjang, Bojongpicung, Haurwangi dan kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Cianjur, Dinas  Perdagangan Industri dan Koperasi (Desperindagkop) Cianjur,  menyosialisasikan Pemasyarakatan & Implementasi Sistem Rasi Gudang (SRG). Kegiatan tersebut dipusatkan di aula Kantor Kecamatan Ciranjang.

Nampak hadir Kepala Disperindagkop Kabupaten Cianjur, Muspika Ciranjang, para kepala desa, BPD dan pengurus Gapoktan yang ada di Kecamatan Ciranjang. Acara tersebut cukup menarik dan terlihat hidup, karena banyak pertanyaan dari peserta yang hadir.

Kabid Perdagangan Desperindagkop Kabupaten Cianjur,   Yana Kamaludin menjelaskan, dilaksanakannya sosialisasi Pemasyarakatan & Implementasi SRG, tiada lain untuk merealisasikan program pememeintah yang erat kaitannya dengan kesejahtraannya masyarakat  khususnya masyarakat petani.

Selain itu, gudang dan perkantoran SRG telah selesai dibangun yang berlokasi di belakang Kantor Kecamatan Haurwangi. Karena itu sekarang tinggal mengImplementasikannya saja.Sekaligus diaktifkan supaya seluruh para petani yang ada di Kecamatan Ciranjang, Bojongpicung, Hairwangi dan para petani yang ada di Kecamatan Sukaluyu. Bisa merasakan manfaatnya. “ Semoga  saja dengan adanya itu, semoga SRG berjalan sesuai harapan semua pihak dan seluruh para petani kesejahtraannya meningkat,’ kata Yana.

Sementara itu, Sekcam Ciranjang Evi Arivianti menambahkan, dengan dilaksanakannya sosialisasi pemasyarakatan dan Implementasi SRG, itu merupakan suatu tahapan program. Selanjutnya akan dibentuknya kepengurusan dan mengaktifkan gudang dan perkantoran SRG yang ada di Haurwangi.

Diharapkan, para petani yang ada di Kecamatan Ciranjang mampu menjadi anggota SRG.” Karena dengan menjadi anggota akan mampu meningkatakn kesejahtraannya,” tuturnya.

Dilain pihak, salah seorang peserta pemasyarakatan SRG,  A. Saepudin mengatakan, dengan mengikuti acara Pemasyarakatan & Implementasi SRG, pihaknya merasa bersyukur. Karena selain bertambah wawasan, pengetahuan tentang SRG juga akan mampu meningkatkan kesejahtraan para petani. Nantinya hasil panen para petani tidak dijual langsung ke tengkulak melainkan bisa disimpan di gudang SRG dan bila dijual akan mendapat harga yang lebih baik dibanding dijual ke tengkulak,

“ Semoga saja SRG ini dapat segera diimplementasikan, minimal musim panen yang akan datang para petani sudah mampu menyimpan gabahnya di gudang SRG,” harap A. Saepudin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here