Kapolda Jabar saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan Jaringan Narkotika Lintas Provinsi

Liputan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com  – Polda Jawa Barat melalui Diretorat Reserse Kriminal Narkoba mengadakan Konfrensi Pers Pengungkapan Jaringan Narkotika antar Provinsi. Konpers tersebut digelar di gedung Direktorat Reserse Kriminal Narkoba, Rabu (18/07).

Menurut keterangan, Dirresnarkoba Polda Jabar bekerja sama dengan BNN RI pada Selasa (17/07) sekira pukul 07.30 WIB  telah menagkap  3 (tiga) orang tersangka atas nama Indra Setiawan (IS) alias Anton, Kurniawan (K) aliasTokek dan Muhidin (M) alias Mumuh. Ketiga tersangka itu dibekuku petugas di depan Kantor Pos Cianjur jl Siti Jenab Kel.Pamoyanan Kec.Cianjur Kab.Cianjur. Ketiga orang tersebut ditangkap di dalam mobil Avanza warna hitam dengan no pol F.1591.HI saat akan keluar dari Kantor Pos Cianjur tersebut setelah mengambil narkotika jenis daun ganja kering.

Selanjutnya dilakukan penggledahan terhadap ke tiga tersangka dan mobilnya. Petugas menemukan 6 (enam) dus yang berisikan karung warna putih yang di dalamnya berisi narkotika jenis daun ganja kering sebanyak 100 bata dengan berat satu batanya kurang lebih 1(satu) kg. Jadi jumlah total 100 Kg (1kwintal) yang disimpan tersangka di bagasi belakang.

Ada pun peran dari ketiga tersangka ini  adalah, Edi (DPO) sebagai pengirim sekaligus pemilik barang narkotika jenis daun ganja dari Aceh. Tersangka Indra Setiawan (IW) dan tersangka Kurniawan (K) alias Tokek sebagai penerima dan pengedar di wilayah Bogor. Semetara untuk tersangka Muhidin (M) alias Mumuh sebagai sopir pengangkut narkotika jenis daun ganja kering .

Untuk tersangka Indra Setiawan (IW) alias Anton dan Kurniawan (K) alias Tokek sudah dua kali menerima pengiriman Narkotika jenis ganja kering dari Edi yang saat ini DPO. Pertama pada Juni 2018 mendapat kiriman ganja kering seberat 20 (dua puluh) kg sudah habis terjual dengan cara ditempel dan mendapatkan keuntungan untuk tersangka Indra Setiawan (IS) alias Anton sebanyak Rp.4000.000 sedangkan Kurniawan (K) sebanyak Rp.3000.000 .

Pengiriman yang ke dua, tersangka IS mendapat kiriman daun ganja kering dari  E yang saat ini DPO sebanyak 6 Kardus dengan berat kurang lebih 100 kg (1kwintal). Namun belum sempat diedarkan dapat ditangkap terlebih dahulu oleh anggota Ditresnarkoba Polda Jabar. Tersangka IS telah mendapatkan uang dari tersangka E (DPO) sebanyak Rp.1.000.000 untuk biaya operasional.

Jika dinilai, asumsi harga Narkotika jenis daun ganja kering di pasaran nilai per kg 4.000.000 dikalikan seratus total nilai keseluruhan mencapai 400.000.000 (empat ratus juta rupiah). Dan dengan asumsi jumlah orang yang bisa terselamatkan dari bahaya Narkotika jenis daun ganja kering, 1000 dikalikan 100 total orang yang terselamatkan seratus ribu orang.

Berbagai barang bukti turut disita dan diamankan. Tersangka di ancam Hukuman Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 111 ayat (2) pasal 114 ayat (2). Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan 1beratnya melebihi 1(satu) kg atau melebihi 5batang pohon. Pelaku dapat dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda Rp.10.000.000.000.00 (sepuluh miliar rupiah) sebagaimana dimaksud ayat (1) ditambah1/3 (sepertiga) ditambah pasal 132 ayat (1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here