Laporan : Sam/Agus/Aep

Cianjur, metropuncaknews.com – Diperkirakan, sebanyak kurang lebih 600 kios dan toko yang berada di Pasar Ciranjang Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur Jawa Barat, ludes dilalap Si Jago Merah, Selasa (11/08) sekira pukul 14. 15 WIB.

Informasi yang dapat dihimpun di lokasi kejadian, titik api diduga berasal dari arus pensek yang berasal dari kios yang ada di tengah – tengah pasar darurat. Kemudian kobaran api merembet ke seluruh kios hingga ludes jadi abu.

Saat terjadi kebakaran, kobaran api membung tinggi. Sebanyak 2 unit Damkar kesulitan untuk memadamkan kobaran api. Lantaran  terhalangi pemilik kios yang sedang mengevakuasi barang dagangannya. Selain itu, juga dipadati kerumunan warga yang menyaksikan terjadinya kebakaran.

Tak lama kemudian 7 unit Damkar datang dari Cianjur, Cipanas, Sukabumi dan 2 umit mobil milik PDAM Cianjur, ikut memadamkan kobaran api. “ Namun apa hendak dikata, kobaran api tetap saja merembet ke seluruh kios hingga ludes jadi abu,” ucap Adah (50) salah seorang pemilik kios yang terbakar.

Sementara itu, Waka Polres Cianjur Kompol Hilman mengatakan, pihaknya mengetahui kebakaran pasar Ciranjang itu berawal dari informasi warga setempat, sekitar Pukul 14.15 WIB. Saat itu pula pihaknya mengerahkan seluruh anggotanya untuk membantu menjinakan api.

Selain itu, pihaknya minta bantuan pada Damkar dan pihak Polres Cianjur. Tak lama seluruh Damkar dari Unit Sukaluyu, Cianjur, Cipanas, bantuan Damkar dari Sukabumi dan dari 2 Mobil PDAM Cianjur ituk andil memadamkan kobaran api.

Hilman menegaskan, untuk sementara pihaknya belum bisa menghitung jumlah kios yang terbakar. Demikian pula, mengengenai jumlah nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.

Selanjutnya Hilman mengucapkan terima kasih pada pihak Dalmas, Inapis Polres Cianjur yang telah ikut membantu mengamankan saat terjadinya kebakaran, Damkar, PDAM Cianjur, Mispika Ciranjang yang telah kerjasama ikut andil memadamkan kobaran api.

” Untuk sementara saya belum bisa menyebutkan penyebab terjadinya kebakaran dan dari mana titik api berasal dan berapa kerugian, itu semua masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here