Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Bentangan baliho dan spanduk Habib Riziek Sihab (HRS) dibeberapa wilayah Kabupaten Cianjur, diturunkan Satpol PP. Pencoporan baligo tersebut dilakukan sesuai Peraturan Daerah (Perda) lantaran terpasang tidak pada tempatnya, Sabtu (21/11).

Kasatpol PP Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetyadi, mengatakan, penurunan baligo HRS itu dilakukan mulai dari Ciaranjang, Cianjur Kota, Cugenang, hingga kawasan Puncak Cipanas.

” Ada sekitar 15 baligo yang berhasil diturunkan dan kami amankan,”katanya.

Ia melanjutkan, pemasangan baliho dan spanduk tersebut, karena melanggar pasal 23 ayat 1 Perda nomor 1 tahun 2019, tentang Penyelenggaraan Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat.

Adapun bunyi pasal 23 itu adalah, untuk menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat akan tanggungjawab keindahan lingkungan, setiap orang, badan hukum atau perkumpulan dilarang memasang dan atau menempelkan kain bendera kain bergambar, spanduk dan atau sejenisnya di sepanjang jalan, rambu-rambu lalulintas, tiang penerangan jalan pohon, bangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial.

” Maka, berdasarkan peraturan tersebut, kami menurunkan baliho dan spanduk HRS, karena dipasang pada tempat yang dilarang. Dan kamipun akan terus melakukan penertiban untuk seluruh spanduk dan baligo yang melanggar aturan,” sambungnya.

Dalam pelaksanaannya Satpol PP Kabupaten Cianjur, didampingi anggota Polres dan Kodim 0608/Cianjur.

” Kami akan terus melanjutkan penertiban baligo dan spanduk, sisanya besok atau lusa karena kemarin sempat terhenti akibat hujan,” ucapnya.

Untuk targetnya sendiri, sambung Hendri, tidak hanya terfokus pada HRS saja, tetapi pada baliho atau spanduk iklan produk atau paslon bupati yang dipasang tidak pada tempat yang tak seharusnya.

” Selain baliho dan spanduk HRS, kami juga akan mengamankan yang lainnya sepertu baligo atau spanduk iklan produk hingga milik Paslon yang dipasang ditempat terlarang. Pokoknya yang melanggar aturan akan kami tindak,” ujarnya menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here