Laporan : Dwi

Kab. Agam, metropuncaknews.com – Terkait pemberitaan metropuncaknews.com tentang pencabulan anak di bawah umur sebelumnya di Kab. Agam, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumatera Barat, turun ke kediaman orang tua korban bersama Dinas PPA Kab. Agam. Hal itu dilakukan dalam rangka pemulihan trauma healing pasca terjadinya peristiwa pencabulan di rumah korban.

PPTK dari Dinas P3A Mulyadi pada awak media mengatakan,  pemulihan trauma healing setelah peristiwa sangat di butuhkan untuk korban.

Karena itu, lanjut Mulyadi, pihaknya turun ke lokasi bersama tim Dinas PPA Kabupaten Agam dan juga bersama psikolog, tetapi hanya bertemu dengan ayah korban. Ibunya sementara pulang kampung karena ada keperluan. Sedangkan anaknya (korban) masih belum pulang dari sekolah.

Hal ini telah dilakukan berupa trauma healing. Selanjutnya bisa penguatan moral juga kepada ayahnya. Dan kasus ini tetap dalam pantauan pihaknya. Termasuk Dinas PPA Agam yang telah berupaya melakukan pemulihan.

Mulyadi juga menegaskan, pihaknya tetap koordinasi terus dengan pihak Polsek setempat agar mempercepat penanganan kasus ini. Nanti kalau masalah sekolah, pihaknya akan sampaikan kepada dinas terkait agar mau membantu korban dalam hal pendidikan. “ Selanjutnya kita tunggu informasi, pak.” ujar Mulyadi, Rabu (5/12) di kediaman orang tua korban.

Hingga saat ini, Kepolisian Sektor Ampek Nagari terus berupaya mengembangkan kasus ini hingga menemui titik terang. ” Saat ini proses lagi lidik. Kita terus berusaha untuk melengkapi saksi saksi. Kalau ada perkembangan baru, nanti kita informasikan, pak.,” kata Kapolsek Ampek Nagari, Iptu Elvis Susilo, SH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here