Laporan : Febri

Cianjur, metropuncaknews.com – Dimasa pandemi seperti ini, orang semakin cepat merasakan kejenuhan. Kebijakan  bekerja dari rumah, alias work from home (WFH) serta himbauan pemerintah untuk tetap di rumah saja, berpotensi untuk membuat seseorang cepat bosan. Apalagi suasana di rumah sendiri itu, memang berbeda dengan lingkungan kantor, sekolah dan tempat umum lainnya.

 Alhasil, tak aneh jika banyak orang mencari hiburan di rumah lewat handphonenya masing-masing. Seperti mencari tontonan film terbaru, nonton youtube atau sekedar bernyanyi lagu favorit mereka di rumah dengan menggunakan aplikasi karaoke yang ada.

Seperti yang dilakukan komunitas kaula muda yang menamakan dirinya Wesing Music Rhythm Community (WMRC). Hal itu dilakukan, selain untuk mengisi waktu luang, juga untuk menghibur diri dari kejenuhan selama di rumah.

Salah seorang pendiri WMRC, Sasmita mengatakan, kini banyak sekali aplikasi karaoke untuk menghibur diri sendiri di rumah. Salah satunya yaitu WeSing. Aplikasi WeSing (WS) ini sudah banyak digunakan diberbagai kalanagan masyarakat. Mereka menyukai WeSing karena aplikasi ini mempunyai banyak fitur. Selain itu, juga bisa digunakan secara offline dan mudah dijadikan ajang silaturahmi. Terbukti, kini begitu banyak komunitas/grup WeSing dan juga event – event yang mereka selenggarakan.

 Seperti contohnya salah satu grup WeSing. Yaitu Wesing Music Rhythm Community (WMRC) yang terbentuk pada tanggal 20 April 2020. Saat itu WMRC masih bernama SAHABAT NADA (SN).

Bermula dari grup facebook dan karena waktu itu Sasmita dibantu dengan pengurusnya yang asyik membuat event di aplikasi WS via fb  dengan peminatnya yang selalu banyak. Maka akhirnya ia bersama Udin Peyang sebagai editor sekaligus pembuat logo utama, Temo dan Lembayung sebagai admin. “ Mereka itu orang-orang yang pertama kali diajak masuk grup Sahabat Nada,” jelas Sasmita.

Setelah 10 hari dari pembuatan logo, Sasmita yang akrab dengan panggilan “Bu Boss”, mendaftarkan grupnya ke aplikasi WeSing Indonesia secara resmi. Tapi karena waktu itu sudah ada Sahabat Nada, grup yang sudah terdaftar lebih dahulu, maka Sasmita bersama pengurusnya harus mengganti nama atau menambah nama juga merubah logo yang telah dibuat. Maka bersama sang editor serta para adminnya, Sasmita mencari banyak nama. Hingga akhirnya tertariklah pada satu nama yaitu WESING MUSIC RHYTHM COMMUNITY (WMRC).

 Akhirnya, pada tanggal 30 Mei 2020, WMRC yang memiliki slogan “WE ARE EXIST TO BE TOGETHER” ini resmi terdaftar di Apps WeSing Indonesia  dan begitu juga dengan grup Whatsapp yang dibuat ditanggal yang sama.

Dengan sikap yang penuh kesabaran, bijaksana serta mengayomi, perlahan Sasmita bersama pengurusnya mulai mendapatkan sambutan baik atas terbentuknya grup WMRC yang dijalankannya. Selain itu juga mulai banyak para pengguna WeSing yang tertarik masuk ke grup WMRC. Karena silaturahminya yang kuat, rasa solidaritas yang tinggi juga rasa kekeluargaannya yang begitu hangat dan harmonis.

” Jayalah selalu WMRC, Chayoooo kita..!” tutur Sasmita memberi semangat kepada semua anggota grupnya yang hampir rata-rata dalam aplikasi WeSingnya mempunyai room karaoke (Party Room) masing – masing. Selain room inti yaitu party room Official WMRC.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here