Laporan : Agi/Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Tim unit Dikyasa Satlantas Polres Cianjur, melakukan kunjungan ke SMK Nurul Islam di Jl. Raya Bandung Km 9 Sukaluyu Cianjur, Rabu (Rabu 22/07). Usut punya usut kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka persiapan Operasi Patuh Lodaya.

Kanit Dikyasa Polres Cianjur Ipda Budi Setiayuda bersama anggota Aiptu Waluyo dan Aiptu Dede A.S., turun langsung memimpin kegiatan timnya di SMK Nurul Islam.

Sebagai pemberi materi disampaikan anggota Unit Dikyasa Satlantas Polres Cianjur, yaitu Aiptu Dede A.S dan Aiptu Waluyo. Setelah itu dilakukan sesi tanya jawab tentang Operasi Patuh Lodaya 2020.

” Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mensosialisasikan persiapan/pra Operasi Patuh Lodaya 2020 yang akan di laksanakan  selama 14 hari, mulai dari tanggal 23 Juli sampai dengan tanggal 05 Agustus 2020 kepada siswa-siswi, guru/pengajar dan staf SMK Nurul Islam,” kata Ipda Budi Setiayuda.

Lanjutnya, dalam pelaksanaannya nanti Satuan Lalu Lintas  akan menggelar Operasi Patuh Lodaya 2020 yang dipimpin langsung Kabag Ops Polres Cianjur Kompol Warsito dan Kasat Lantas Polres Cianjur AKP. Ricky Adipratama,S.H.,S.IK.

” Tujuannya adalah dalam rangka penegakkan hukum dan kedisiplinan berlalulintas di wilayah Hukum Polres Cianjur,” ujar Kanit Dikyasa Polres Cianjur.

Sosialisasi pra Operasi Patuh Lodaya 2020, menjelaskan tentang 11 prioritas pelanggaran lalulintas, yang sering dilanggar oleh pengendara kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang telah banyak mengakibatkan kasus kecelakaan lalulintas.

Yaitu  1. Larangan penggunaan Handphone saat mengemudikan kendaraan bermotor. 2. Pelanggaran Tidak menggunakan helm baik pengemudi dan penumpang sepeda motor. 3. Pelanggaran mengendarai kendaraan bermotor diatas trotoar.

4. Pelanggaran mengemudikan kendaraan bermotor melawan arus, melintas bahu jalan dan sepeda motor masuk jalan tol. 5. Pelanggaran mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan di jalan.

6. Pelanggaran mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan kereta api yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu sudah mulai ditutup. 7. Pelanggaran Mengemudikan kendaraan bermotor melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi Isyarat Lalu Lintas. 8. Pelanggaran menggunakan kendaraan bermotor tidak gunakan Helm SNI.

9. Pelanggaran pengemudi yang tidak memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang yang memperoleh hak utama. 10. Pelanggaran Mengemudikan Kendaraan bermotor melebihi batas kecepatan dan 11. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here