Petugas dari Polsek Sindangbarang menjenguk korban keracunan massal di Puskesmas Sindangbarang

Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Tragis, ada sekitar 70 orang keracunan makanan pasca acara pelepasan murid dan kenaikan kelas. Rabu, (19/6) lalu, di SDN Ciseureuh di Kampung Cisereuh RT. 02/02, Desa Jayagiri Kecamatan Sindangbarang Cianjur Selatan.

Hingga kini, Sabtu (22/6) sebanyak 41 orang masih kritis dan dirawat di Puskesmas setempat. Sementara yang lainnya dirawat dirumahnya masing-masing.

Tidak hanya itu saja, berdasarkan informasi dari warga dari keracunan tersebut dikabarkan dua orang meninggal dunia. Satu meninggal di Puskesmas dan satu lagi di rumahnya.

Usut punya usut, penyebab keracunan itu, diduga sehabis makan pindang ikan emas, pada hari Rabu 12 Juni 2019 lalu.

Informasi yang dihimpun awak media, perayaan pelepasan murid dan kenaikan kelas tersebut dilaksanakan di SDN Ciseureuh. Acara tersebut, dihadiri murid dan orang tua/wali murid serta warga sekitar. Sehingga disekitar sekolah tersebut banyak pedagang bak pasar dadakan. Berbagai macam makanan, satu diantaranya penjual ikan pindang ikan mas yang banyak diminati masyarakat.

Saat dihubungi awak media via aplikasi android, sekira pukul 21.00 WIB, mengenai adanya kejadian tersebut. Kapolsek Sindangbarang AKP Nandang mengatakan, beberapa warga sekitar setelah memakan ikan pindang pada acara tersebut mengalami mual dan muntah-muntah serta buang air besar (mencret/red). Tetapi warga tidak merasa keracunan dan menggangapnya itu hal biasa akibat perubahan cuaca (pancaroba).

” Pada hari Jum,at (21/6) kemarin, warga mulai ramai membicarakan sakit perut (mencret), sebagian berobat ke Puskesmas. Adapun upaya yang dilakukan pihak puskesmas mengecek ke lokasi untuk memastikan kejadian tersebut, dan hasil yang didapat yaitu masih ada korban-korban keracunan lainnya,” katanya.

Kapolsek Sindangbarang juga mengatakan adanya korban keracunan yang meninggal dunia satu di Puskesmas dan satu lagi di rumah.

” Yang meninggal keracunan Ahmad Sadili (56) Bin H. Basaroh, warga Kampung Cisireum, RT. 02/03, Desa Jayagiri dirumahnya. Satu lagi tadi yang meninggal dunia atas nama Rindi (11) warga Kampung Cieurih, RT. 03/03, Desa jayagiri,” terangnya.

Upaya dari pihak Kepolisian Sektor Sindangbarang, mendata para korban, memeriksa para saksi dan bukti-bukti sisa makanan.

” Setelah menerima adanya laporan kejadian tersebut, kami mengecek lokasi, mendata para korban ke pihak Puskesmas, memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti yaitu sisa makanan yang diduga penyebab ‘keracunan masal’ yang sempat menghebohkan masyarakat Jayagiri. Dan kami pun sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Cianjur,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here