Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Diduga mengalami gangguan mental, seorang pemuda berinisial S (21), warga Kampung Mangun Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang, Cianjur Jawa Barat, nekat memotong kemaluannya sendiri, Rabu (17/2/2021) kemarin.

Menurut informasi, S sempat dibawa ke RSUD Sayang Cianjur, namun ditolak dan harus dirujuk ke Bandung. Lantaran keluarga tidak mampu, S kembali dibawa ke rumah. Karena tidak punya biaya untuk melakukan pengobatan di RS Bandung.

Dikatakan Junaedi (28) sepupu S, beberapa bulan kebelakang S sering melamun dan mengurung diri di kamarnya.

” S tidak pernah mengatakan keinginannya pada siapapun,” kata Junaedi.

Saat ini, lanjut Junaedi, S hanya bisa terbaring menahan kesakitan sambil ngamuk-ngamuk. Sehingga pihak keluarganya pun mengikatnya.

“ Sesekali dilepas ikatannya S ngamuk terus. Jadi terpaksa diikat lagi,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kapala Desa Bunikasih Memed mengatakan, S memang mengalami gannguan jiwa sejak beberapa bulan terakhir ini.

” S mengalami gangguan jiwa tapi tidak bawaan lahir,” kata Memed, Kamis (18/02).

Memed melanjutkan, pada saat kejadian S sempat dibawa ke RSUD Sayang Cianjur, untuk mendapat perawatan medis. Namun pihak RSUD Sayang Cianjur malah merujuknya ke RS di Bandung. “ Karena tidak memiliki biaya untuk berobat, sementara S dibawa pulang ke rumah. Dan saat ini, kami pihak pemerintah desa sedang mengupayakan untuk biaya pengobatannya di Bandung,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here