Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Evi Novianti Binti Edi, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKW) warga Kampung Kaum Kaler RT 03/05 Desa/Kecamatan Ciranjang Cianjur Jawa Barat, pekan lalu dikabarkan meninggal dunia di Riyad Saudi Arabia.

Pihak keluarga mengetahui Evi Novianti meninggal dunia, dari pihak kepolisian Ciranjang pada  Jumat 28 Maret 2020. Petugas Kepolisian dari Polsek Ciranjang datang ke rumah dengan membawa foto copy KTP dan paspor milik korban. Sontak pihak keluarga khususnya  Ai Rukoyah ibu kandung almarhumah langsung tak sadarkan diri.

Rukoyah mengatakan, almarhumah berangkat bekerja ke Saudi Arabiya sekitar 10 tahun yang lalu. Almarhumah diberangkatkan ayahnya sendiri Edi (almarhum) ke salah satu PT di Jakarta. Namun saat itu ia sama sekali tidak mengetahui nama majikan dan alamat di Saudi nya.

Juga selama almarhum ayahnya masih ada, selama kurang lebih 8 tahun, tidak pernah ada komunikasi dengan korban. Namun belakangan ini pernah beberapa kali menghubungi melalui telpon seluler, itu pun melalui Rivaldi adik kandung almarhumah.

Namun, pada Jumat 28 Maret 2020 lalu, keluarga menerima kabar, Evi Novianti meninggal dunia tergeletak di depan halaman Super Market di Kota Riyad. Kebetulan seluruh identitas diri ada didalam dompet milik almarhumah. Hingga pihak kepolisian Riyad mudah untuk memberi informasi ke pihak keluarga yang ada di Indonesia.

Peristiwa kematian korban seluruhnya telah dikuasakan sepenuhnya pada pihak Cabang Astakira Kabupaten Cianjur. “ Dengan harapan, seluruh proses administrasi dan proses  pemulangan jenazah cepat ditangani,” ujar Ai Rukoyah saat ditemui di rumahnya, Minggu (05/04).

Sementara itu Ketua Cabang Astakira Kabupaten Cianjur, Ali Hildan yang akrab disapa Najib mengatakan, Evi Novianti Binti Edi warga Ciranjang, Cianjur, meninggal dunia sepekan yang lalu. Menurut infomasi dari KBRI Riyad Saudi Arabiya, Evi meninggal diduga dianiaya orang tak dikenal. Karena dibagikan tujuh almarhumah ada beberapa luka lebam.

Karena itu, pihaknya selaku kuasa dari pihak keluarga korban, akan mngusut tuntas kejadian tersebut. Hal itu akan dilakukan bekerjasama dengan pihak KBRI Riyad. “ Seluruh administrasi dan kepulangam jenazah ketanah air itu akan diurus sampai tuntas,” ucap Najib Minggu (5/5).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here