Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Bejad, entah apa yang ada dibenak seorang guru olahraga di salah satu Madrasah Idtidahiyah (MI). Hingga diduga ia tega melakukan pelecehan  seksual/cabul  pada puluhan muridnya.

Menurut informasi, guru olahraga berinisial DD (44) itu, diduga telah melakukan perbuatan cabulnya sejak tahun 2017 lalu. Mirisnya lagi, menurut keterangan warga ada salah seorang korbannya sampai tidak bisa berjalan. Karena merasa sakit dibagian alat vitalnya.

Atas perbuatan bejadnya itu, salah satu orang tua korban pun sempat menaruh curiga. Kenapa nilai anaknya selalu bagus, padahal tidak pernah belajar. Usut punya usut, ternyata anaknya itu sering dijadikan pemuas nafsu bejad sang guru olahraga itu.

Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai, membenarkan, adanya penangkapan terhadap pelaku perbuatan bejad tersebut. Setelah orang tua korban melapor jika anaknya sering mendapatkan pelecehan seksual dari gurunya tersebut.

” Bukan pelecehan saja, korban juga kerap kali disodomi pelaku dengan memberi imbalan nilai bagus. Sehingga orang tua korban tidak terima dan melaporkannya ke pihak kepolisian,” ucapnya kepada wartawan, Minggu (13/12).

Setelah dilakukan penelusuran pada orang tua lainnya, lanjut Moch Rifai, ternyata memang banyak murid yang telah menjadi korban cabul si pelaku tersebut.

” Saat ini tercatat ada 30 orang anak/murid yang menjadi korban pelecehan/cabul, itupun masih pendalaman. Namun, yang sudah pasti korban ada 10 orang dan yang sudah dimintai keterangan ada 6 korban,” jelasnya.

Selanjutnya, Moch Rifai, mengatakan, pelaku saat ini sudah dikurung dalam sel tahanan Polres Cianjur sejak kemarin malam. Saat ini, pihak kepolisian pun masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut

” Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 UU RI nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Nah, maka dari itu kami mengimbau pada orang tua korban lainnya, agar segera melaporkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here