Laporan: Sam/Iriyanto

Cianjur, metropuncaknews.com
Warga Kampung Kuta RT 04/15 Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (4/11/2021) rame – rame tangkap babi hutan seberat 80 Kg.

Babi hutan tersebut, ditangkap warga dengan mengerahkan 50 ekor anjing pemburu dari Cibeureum Cianjur dan babi tangkapan dibawa pulang oleh para pemlilik anjing pemburu.

Informasi yang dapat dihimpun, dua bulan kebelakang warga Kampung Kampung Kuta, Desa Ciranjang dihebohkan dengan sering hilangnya sejumlah uang di dalam rumah dan tidak sedikit pula tanaman pala wija milik para petani yang rusak dimakan hama.

Ditengah hebohnya kehilangan sejumlah uang dan rusaknya berbagai macam tanaman palawija, warga setempat sering melihat seekor babi hutan berkeliaran pada malam hari di tengah pemukiman warga, tentu saja seekor babi tersebut menjadi tudingan banyak warga, “Babi Ngepet,”

Sejak itu, warga kerap memburu babi pada malam hari, namun tak pernah berhasil ditangkap dan pada bulan lalu, warga mencoba memburu babinya dengan mengerahkan 12 ekor anjing pemburu dari Cianjur, namun sayang, pemburuan tersebut tak membuahkan hasil, karena babinya menghilang, menjauh dari buruan warga.

Warga penasaran pada Kamis (04/11 /2021) mengundang kembali para pemburu babi masih dari Cianjur, namun jumlah anjing pemburunya ditambah hingga sebanyak 50 ekor, mulai dari pemukiman warga sampai kepenjuru bukit dan pinggir muara Sungai Cisokan dan Kali Ciranjang, terus dijelajahi hingga sekitar pukul 16.00 WIB, akhirnya seekor babi terpojok di pinggir muara Cisokan dan dikeroyok 50 ekor anjing pemburu hingga tak berdaya.

Tidak mulus begitu saja ternyata 2 dua ekor anjing pemburu mengalami luka berat, kakinya pincang dan kulit bagian perut sobek akibat sabetan taring babi, Babi hutan hasil tangkapan dibawa para pemburu ke Cianjur.

Dengan tertangkapnya Babi hutan, sekarang warga Kampung Kuta sedikit agak lega, tenang karena babi hutan yang kerap membuat pusing para petani sekarang sudah ditangkap.

Selain itu, menurut para pemburu dari Cianjur bahwa babi hutan yang ada di Kampung Kuta itu bukan satu ekor melainkan ada dua ekor namun yang satu ekor lagi sekarang sudah kabur nyebrang ke Kampung Cikoronjo Desa Sindangsari Kecamatan Ciranjang, Ucap Dede S. (35) Ketua RT04/15 Desa Ciranjang, ketika dikonfirmasi Jumat (05/11/2021).

Sementara itu, Ketua RW 15 Gimin Susilo (40) menambahkan, memang benar adanya bahwa warga di Kampung Kuta 04 telah lama digegerkan dengan adanya babi hutan yang sering merusak tanaman milik warga setempat.

Menurut laporan dari Ketua RT dan warga bahwa babi hutan yang sering menghebohkan warga telah ditangkap dan diburu dengan menggunakan puluhan anjing pemburu dari Cianjur, dengan tertangkapnya bagi tutan semoga para petani aman dari serangan hama babi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here