Keluarga Jenab Komala saat menerimakedatangan petugas dari kepolisian dan kantor Pos Bojongpicung

 Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Jenab Komala (60) warga Kp Babakan Soka Timur RT 05 /07 Desa Neglasari Kecamatan Bojongpicung Cianjur, meningal dunia saat hendak ngambil uang dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Cabang Pos Bojongpicung, Selasa  (22/09) sekira pukul 13,05 WIB,

Diduga kuat, Jenab meninggal akibat serangan jantung. Karena almarhumah memiliki riwayat darah tinggi dan penyakit jantung.

Babinkantibmas Desa Neglasari Aiptu  Mumarsis menjelaskan, kebetulan pihaknya bersama Babinsa Serka Hilman saat itu sedang bertugas di Kantor Pos Bojongpicung. Pada pukul 13.00 WIB adalah bagian pengambilan dana BST untuk warga Desa Neglasari.

Ketika para petugas Pos sedang istirahat, situasi dan kondisi di halamat Kantor Pos Bojongpicung sedang tenang. Tidak banyak orang. Tiba-tiba Jenab Komala datang sendirian sambil membawa surat undangan dan berkas lainnya untuk pencairan BST.

Aiptu Mumarsis menyuruh Jenab duduk di kursi paling depan. Jenab pun langsung duduk sambil nyender ke bilik tembok Kantor Pos. Diikuti warga Desa Neglasari lainya yang sama akan mencairkan BST. Selang 5 menit, Jenab Komala terlihat seperti tidur sambil ngorok.

Tentu saja semua yang ada di ruangan Kantor Pos  merasa kaget. Karena baru juga duduk sudah tidur nyenyak. Mumarsis merasa penasaran dan langsung mendekatinya. Setelah dipegang tangan kiri Jenab dan ditekan urat nadinya, ternyata denyut nadinya sudah tidak ada.

Saat itu juga, Jenab dibawa ke Puskesmas terdekat dengan mengunakan mobil Ambulance.  Setelah diperiksa  ahli medis Puskesmas Bojongpicung, ternyata Jenab sudah meninggal dunia. “Diduga, Jenab meninggal akibat serangan jantung,” ucapnya.

Sementara itu, adik almarhumah Jenab Komala  saat ditemui di rumahnya, Ai Cucu Supartika (48) menambahkan, dengan terjadinya almarhumah meningal duni dengan cara mendadak, pihak keluarga merasa kaget dan merasa kehilangan. Karena almahumah tergolong orang yang seneng bergurau danbercanda pada semua orang.

Namun dibalik itu, pihak keluarga sadar akan kematian. Mungkin semua itu sudah merupakan takdir illahi. Jenab harus meningal dunia di Kantor Pos, saat mau ngambil dana BST. Karena Almarhumah memiliki riwayat penyakit darah tinggi yang cukup lama.

Adanya kejadian tersebut, pihaknya atas nama keluarga Almarhumah mohon maaf dan mengucapkan terimaksih pada seluruh warga Kp Babakan Soka Timur dan Babakan Soka Barat. Khususnya pada warga yang telah ikut andil mengurus jenazah almarhumah hingga dimakamkam.

“ Kami juga mengucapkan teruma kasih pada petugas Kantor Pos Kabupaten Cianjur dan Jajaran KCP Pos Bojongpicung yang telah peduli melawat dan mendokan almarhumah,” ucapnya.

Dilain pihak, Kepala KPC Pos Bojongpicung M. Ridwan mengatakan, dengan meningal dunianya Jenab Komala di depan Kantor Pos, pihaknya merasa kaget. Kebetulan pembagian dana BST untuk warga Desa Neglasari belum dimulai’ Karena masih dalam keadaan Istirahat.

Mengenai haknya langsung saat itu juga  diambil oleh ahli waris almarhumah dan bila dana BST masih berlanjut maka ahliwarisnya almarhumah akan mendapatkan BST.

“ Hal itu telah disampaikan pada ahli waris almarhumah ketika kami melawat ke rumah almarhumah,” jelas Ridwan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here