Laporan : Sam Apip/Saepudin

Cianjur, metropuncaknews.com – Tim Search And Rescue (SAR) yang terdiri terdiri dari Basarnas Bandung, BPBD Kab. Cianjur, Polairud Mande dan Core Orari Cianjur, Hingga hari kedua (Kamis 16/07) pencarian jasad Amin belum membuah hasil. Sekali pun pencarian dilakukan dengan intensif dan dibagi beberapa sesi.

Amin (50), tenggelam di perairan waduk Cirata. Teparnya di Kp. Bobojong Coklat Desa Cikidang Bayabang Kecamatan Mande Cianjur, pada Rabu (15/07) pukul 09.45 WIB. Kampung Bobojong tersebut berbatasan dengan Kp. Sindang Saluyu Ciranjang.  

Amin yang sehari-hari bekerja di Dinas Perikanan Kab. Cianjur, saat itu sedang melaksanakan bertugas patroli dengan menggunakan Speed Boat. Nahas, saat berada ditengah danau, baling-baling Speed Boat nya macet terlilit platik dan eceng gondok. Ketika mau membetulkan baling-baling, Amin terpeleset dan tenggelam kedasar danau. Hingga kini jasadnya belum pula ditemukan.

Keesokan harinya Kamis (17/07)  pencarian dilanjutkan mulai pukul 08.00 WIB. Namun hingga pukul 17.00 WIB jasad Amin tersebut masih belum dapat ditemukan.

Salah seorang anggota Basarnas Bandung, pengendali operasi SAR Yudhi mengatakan. upaya proses pencarian jasad Amin, di hari ke 2 dihentikan pada Pukul 17.00 WIB. Karena waktunya tidak memungkinkan dan esok harinya akan diteruskan kembali dimulai pada  pukul 08.00 WIB.

Menurut dia, belum ditemukannya jasad Amin itu, karena banyak paktor yang menyulikan tim SAR. Diantaranya, di lokasi tenggelamnya Amin, itu banyaknya gulma eceng gondok yang cukup tebal. Selain itu, mungkin didasar danau arus airnya  deras, hingga jasad Amin bisa terbawa hanyut.

“ Namun kami tidak putus asa, tetap saja besok pagi akan melakukan lagi pencarian dan optimis pencarian jasad Amin dihari ketiga akan ditemukan,” ucap Yudhi, pada awak media.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Cikidang Bayabang yang rumahnya tak jauh dari Kp Coklat, Nandang (58) menambahkan, berdasarkan pengalaman yang ada, kalau orang yang tenggelam di danau Cirata, biasanya ditemukan setelah berada 2-3 malam di dalam air.

Karena itu, pada pihak keluarga, maupun tim SAR mohon sabar. Mungkin besok sebelum dzuhur jasad Amin akan ditemukan. ” Jasad Amin akan muncul kepermukaan air dengan sendirinya,” Ucap Nandang dengan serius.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here