Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Pada saluran irigasi tercier yang berlokasi di blok Peundeuy Kampung Pasir Angin RW 13 Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, dibangun Tembok Penahan Tanah (TPT). Pembangunan TPT tersebut dilakukan setelah cairnya Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020, tahap 1. Adapun TPT yang dibangun  sepanjang 400 meter, tinggi 100 Cm dan lebar 30 Cm.

Pembangunan TPT irigasi tersebut, menggunakan tenaga warga setempat sebanyak 40 orang. Menandakan pembangunan dimulai Kepala Desa, Binmas, Binsa dan BPD melakukan peletakan batu pertama. Maka dengan dibangunnya TPT tersebut, warga dan para petani setempat terlihat antusias dan sumringah. Karena nantinya aliran air akan lebih cepat masuk  mengairi sawah seluar 150 Ha.

Kepala Desa Nanggalamekar Hilman S. Kom menjelaskan,  pelaksanaan pembangunan TPT tersebut, berdasarkan hasil Musyawarah Desa (Musdes) beberapa bulan lalu. Pengerjaannya dilaksanakan dengan  Padat Karya dan menggunakan tenaga warga setempat sebanyak 40 orang.

Dilaksanakannya pembangunan TPT Saluran Irigasi dengan cara padat karya,  masyarat terlihat antusias. Karena selain saluran akan lebih cepat masuk pada hamparan sawah yang ada di paling Ilir juga tiap hari menerima upah kerja dari hasil kerja padat karya.

Hilman mengucapkan terima kasih pada pihak Pemerintah Pusat, Provinsi, Pemkab Cianjur dan Kecamatan Ciranjang yang telah mampu menurunkan biaya untuk berbagai program pembangunan.

“ Semoga saja seluruh masyarakat Desa Nanggalamekar ekonominya dapat terangkat,” harap Hilman.

Sementara itu, TPK Desa Nanggalamekar, Ustadz Uday (47) menambahkan, dengan dibangunnya TPT tersebut dengan menggunakan tenaga warga setempat, itu benar memuaskan warga. Karena disaat PSBB berlangsung warga setempat mampu mendapat penghasilan sebagai upah kerja.

Seluruh warga yang ikut  padat karya, dianjurkan untuk menggunakan masker, dan patuh mengikuti protokoler kesetan serta disiplin mengikuti aturan pemerintah. “ Hal itu dimaksud supaya bebas dari penularan virus Covid-19,” kata Uday.

Dilain pihak salah seorang warga setempat yang ikut kerja Padat Karya, Unang Sopandi mengatakan, dengan dibangunnya TPT yang menggunakan tenaga kerja warga setempat, pihaknya mengucapkan terima kasih pada pihak pemerintah. Terutama pada pihak Desa Nanggalamekar yang telah peduli pada warganya.

Warga setempat sebanyak 40 orang merasa tertolong. Karena disaat PSBB masih ada pekerjaan yang lokasinya dilingkungan setempat. “Hingga banyak warga yang akan dapat menikmati suasana Idul Fitri dan akan mampu membayar zakat fitrah nanti,” ucap Unang, pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here