Laporan : Dani

Cianjur, metropuncaknews.com – Bantuan Sosial Dana Desa (DD), di Desa Limbangansari tahap 7-8, didistribusikan pada 171 Keluarga Penerima Manfaat, Rabu (23/12). Pendistribusian Bansos tersebut memang selalu dinanti-nanti masyarakat. Lantaran pemulihan ekonomi dan pandemi Covid-19 ini tak kunjung usai.

Semula, Bansos DD pada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 ini sebesar Rp. 600ribu,- perbulan. Namun bansos tersebut, kini menjadi Rp.300ribu,- perbulan.

Saat ditemui wartawan, Rabu (23/12). Kepala Desa Limbangansari Akhmad Sudrajat, mengaku bersyukur. Pasalnya, Bansos DD untuk171 KPM telah didistribusikan. Karena sebelumnya banyak masyarakat yang menanyakan pada pihaknya.

” Alhamdulillah, Bansos DD yang ke 7-8 sudah kita distribusikan. Dan untuk mekanisme pendistribusian kita jadwalkan perkadus, sehingga tidak terjadi kerumunan,” aku kades di ruangan kerjanya.

Lebih lanjut Akhmad mengatakan, untuk pencairannya memang banyak yang diwakilkan. Artinya diambil oleh yang diberi surat kuasa atau dikuasakan kepada saudara atau orang yang percaya keluarga KPM.

” Surat kuasa ini dibuat dan ditandatangani bersama oleh kedua belah pihak. Dan pada saat pengambilan, harus menyertakan e-KTP yang asli sebagai bukti untuk memperkuat surar kuasanya,” terangnya.

Dengan itu, sambung kades, penerapan prokes pemerintah dan maklumat Kapolri pun bisa terlaksana. Seperti yang terlihat pada pelaksanaannya tidak terjadi kerumunan.

” Saya mengimbau pada masyarakat, karena pandemi masih terus berlangsung, jadi masyarakat harus tetap waspada. Misalnya dengan tetap mematuhi 3 M, dengan harapan supaya bisa membantu pemerintah dalam memerangi virus Covid-19 ini,- imbuhnya.

Masih dilokasi yang sama, Ketua Desa Siaga Limbangansari, Ustadz Deny menambahkan, pada hari yang sama pihak pemerintah desa bisa mengadakan dua kegiatan sekaligus tanpa mengesampingkan prokes pemerintah dan Maklumat Kapolri terkait Pandemi Covid-19.

” Ya, selain pendistribusian dana bansos, sekaligus kita juga mengadakan kegiatan bakti sosial donor darah. Karena, saat ini ada laporan dari RS banyak warga Desa Limbangansari yang membutuhkan darah. Nah, alhamdulillah kegiatan donor darah ini rutin kita adakan dua bulan sekali,” ujarnya menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here