Laporan : Sandi/Danni

Cianjur, metropuncaknews.com – Kasat Narkoba Polres Cianjur, mengadakan kegiatan Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba Polres Cianjur. Acara tersebut berlangsung di aula Desa Cirumput, Kamis (24/06/2021) kemarin.

Hadir pada kesempatan itu, Forkompimcam Cugenang, Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Ali Jupri, Kapolsek Cugenang, Kepala Desa Cirumput Beni Irawan SH, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Cirumput, Kabid Penanggulangan Gangguan Jiwa Dinas Sosial Pemda Kab. Cianjur Masjuki dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kab. Cianjur Ayi Yuningsih.

Dalam arahannya, Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Ali Jupri mengatakan, kKegiatan ini diselenggarakan atas perintah langsung dari Kapolri untuk membuat Kampung Tangguh Anti Narkoba.

Ada pun tujuan pembentukan kampung tangguh anti narkoba, sambung Ali Jupri, yakni untuk memutuskan peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Menurut Ali Jupri, aApabila seseorang menggunakan narkoba akan mengarah pada tindakan kriminal lainnya. Diantaranya pencurian, perampokan, perkelahian, tindakan asusila, pelanggaran lalu lintas bahkan pembunuhan.

“ Mari kita peduli pada warga baru untuk dipantau dan apabila mencurigakan agar melaporkan ke aparat setempat, dikhawatirkan sebagai tempat penyimpanan narkoba,” ujar Ali Jupri.

Lebih lanjut Ali Jupri mengatakan, selama ini Sat Narkoba Polres Cianjur berhasil mengungkap  3.6 Kg ganja, 587 gram sabu- sabu yang beredar di Kab. Cianjur.

“ Upaya kami yang dilakukan sekarang ini menggerakan masyarakat dalam melawan narkoba di daerahnya dengan cara membentuk Kampung anti Narkoba,” ujarnya menegaskan.

Saat ditemui wartawan, Jumat (25/06/2021), Kepala Desa Cirumput Beni Irawan SH, mengatakan, dengan adanya Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba oleh Polres Cianjur. Hal itu adalah salah satu instruksi Kapolri, agar membentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba di wilayah Polres Cianjur. Maka untuk di wilayah hukum Polsek Cugenang ini, dibentuk di Desa Cirumput.

” Atas intruksi tersebut, maka dibentuklah Kampung Tanggung Anti Narkoba, dan desa yang di pilih salah satunya adalah Desa Cirumput ini,” kata Beni.

Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba Polres Cianjur, sambung Beni, tadi sudah disosialisasikan pada warga yang diwakili oleh BKK Karangan Taruna, ormas, RT/RW dan dihadiri oleh langsung oleh Kasat Narkoba Polres Cianjur, perwakilan Dinas Sosial dan perwakilan dari dinas kesehatan.

” Dalam pelaksanaannya Kasat Narkoba memberikan arahan terkait dengan bahaya dan efek dari penggunaan narkoba. Diharapkan dengan dibentuknya satuan tugas di masing-masing kampung anti narkoba di wilayah khususnya di Desa Cirumput, masyarakat bisa memahami dan tidak mencobanya kalaupun ada itu bisa diberhentikan,” terangnya.

Beni melanjutkan, untuk Desa Cirumput, pihaknya sangat mengantusiasi adanya Pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba Polres Cianjur. Mungkin kedepan pihaknya akan memberdayakan masyarakat dan para pemuda khususnya untuk menggali potensi yang ada. Sehingga mereka bisa berpenghasilan dengan baik dan halal.

” Terjunnya ke dunia Narkoba itu bisa jadi karena mereka tidak berpenghasilan, ketika ada kesempatan katakan ditawari untuk menjual Narkoba mereka semangat karena hasilnya menggiurkan begitupun dengan resikonya. Nah, maka dari itu kami akan berupaya menggali potensi yang ada untuk dijadikan usaha, sehingga mereka bisa berpenghasilan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here