Laporan: Sam/Iriyanto

Cianjur, metropuncaknews.com – Forkopimcam Haurwangi dan Bojongpicung laksankan Operasi Yustisi & PPKM Mikro Darurat, Sabtu (03/7/2021). Kegiatan tersebut dilaksanakan di jalan perbatasan Cianjur – Kabupaten Bandung Barat (KBB). Tepatnya di ujung jembatan Citarum Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur. Operasi berjalan dengan baik dan para petugas terkesan tidak pandang bulu.

Hingga pada kegiatan tersebut, petugas mampu memutar balikan berbagai jenis kendaraan sebanyak 39 unit kendaraan. Termasuk kendaraan dengan Nopol merah leter D diputar balikkan.

Seluruh kendaraan yang diputar balik arah itu, karena pengemudi dan para penumpangnya tidak mampu memperlihatkan hasil rapid test, sweb dan surat bukti lainnya yang erat kaitannya dengan pandemi Covid 19.

Kapolsek Bojongpicung, Iptu Eriyanto SH mengatakan, operasi Yustisi PPKM Mikro Darurat yang dilaksanakan di jalan raya perbatasan Cianjur – KBB itu, merupakan perintah dari atasan yang dilaksanakan secara serentak. Terhitung mulai sejak sekarang sampai 20 Juni 2021 mendatang.

Hal itu dilakukan tiadalain untuk meminimalisir dan memutus penularan pandemi Covid 19 yang sekarang tengah mewabah di seluruh peloksok Nusantara. Khususnya di Pulau Jawa, Madura dan Bali termasuk di wilayah Kabupaten Cianjur.

Bagi siapapun pengemudi kendaraan apapun yang tidak memiliki bukti fisik, surat keterangan rapid test, sweb, Vaksin dan bukti lainnya maka kendaraannya diputar balik lagi.

Selain itu, operasi yustisi PPKM Darurat tersebut, tidak hanya dijalan raya perbatasan saja. Tapi juga dilaksankan di tempat Rekreasi, Hiburan, Mall, Rumah Makan, hajatan itu maksimalnya 30 orang pengunjung juga tidak diperkenankan makan ditempat.

“ Maka dengan adanya itu, diharapkan pada seluruh warga Kabupaten Cianjur, mampu menaati Prokes supaya pandemi Covid 19 cepat berakhir,” ujarnya menegaskan.

Sementara itu, salah seorang anggota Satpol PP yang akrab disapa Kang Eeng menambahkan, pihaknya sejak pagi ikut bertugas melaksankan operasi yustisi PPKM mikro darurat. Hingga mampu mencatat berbagai jenis kendaraan yang diputar balikan petugas. Yaitu sebanyak 39 kendaraan termasuk mobil sedan ber plat merah leter D atau Bandung.

“ Tidak hanya itu saja, para petugas PPKM mikro darurat, membagikan masker pada sopir kendaraan, para pengemudi motor dan penumpangnya yang tidak mengenakan masker,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here