Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Ciranjang, Kamis (16/07), mengelar Rapid Test di Kp Bedahan. Tepatnya di halaman depan rumah bersalin milik bidan Eti warga setempat.

Target rapid test sebnyak 100 orang. Namun nyatanya melebihi target yang ditentukan. Hal itu menandakan antusiasnya warga setempat yang ingin diperiksa kesehatannya.

Ketika Rapid Test berlangsung, seluruh anggota tim satgas Covid-19 hadir. Tidak hanya itu saja, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Mekargalih ikut membantu kelancaran Rapid Test. 

Ketua Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Ciranjang, dr. Elfira Firdaus menjelaskan, dilaksanakannya Rapid Test di Kp Bedahan, Desa Mekargalih, karena adanya keluarga sebanyak 3 orang  yang terkonfirmasi sweb positiv.  Sekarang keluarga tersebut sedang menjalani perawatan diisolasi di salah satu RS Cianjur.

Karena dikhawatirkan ada warga Kampung Bedahan yang pernah bersentuhan dengan keluarga yang kini sedang mengalami isolasi. Tapi nyatanya hasil akhir Rapid Test sebanyak 104 orang warga setempat dinyatakan Non Reaktif.

Sekalipun hasilnya Non Reaktif, diharapkan pada seluruh warga Kp Bedahan dan umumnya warga Kecamatan Ciranjang, mohon waspada dengan adanya penularan Covid-19. “ Terus patuhi protokol kesehatan. Cuci tangan, bermasker, tidak berkerumun dan jaga jarak, ucap Erfira Firdaus, pada awak media.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Mekargalih, Bripka Budi Romansyah menambahkan, dengan dilaksanaknnya Rapid Test untuk warga Kp. Bedahan yang ada di RW 10 dan RW 08, Desa Mekargalih, itu benar sangat membantu  kewaspadaan warga itu sendiri. Karena saat dilaksanakan Rapid Test, pihak petugas kesehatan kesetiap warga menyampaikan saran supaya mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, Rapid Test tersebut, menjawab issu yang beredar di Medsos. Nyatanya 104 yang dirapid test seluruhnya Negatif Reaktif. Tidak ada yang tertular dari keluarga yang terkonfirmasi sweb positiv.

“ Namun kami tetap mengimbau warga agar tetap waspada dan ikuti Protokol Kesehatan Covid-19, ucap Budi pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here