Laporan : Nana Cakrana

PURWAKARTA, metropuncaknews.com – Ribuan pelanggar lalu lintas terjaring dalam Operasi Patuh Lodaya 2020. Operasi tersebut digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purwakarta selama 14 hari. Yakni mulai 23 Juli sampai dengan 5 Agustus 2020 kemarin.

Kapolres Purwakarta AKBP Indra Setiawan melalui Kasat Lantas AKP Zanuar Cahyo Wibowo mengatakan, ada sekitar 6.053 pelanggaran yang terjaring Operasi Patuh Lodaya 2020 di Purwakarta hingga 5 Agustus kemarin. Sekitar 5.022 pelanggaran berakhir teguran. Sementara sisanya sekitar 1.031 berakhir penilangan.

“ Dalam Operasi Patuh Lodaya 2020 yang digelar selama 14 hari itu, terjaring 6.053 pelanggaran baik pengendara roda dua ataupun roda empat. Dari total tersebut, 5.022 pelanggar kami berikan teguran dan 1.031 kami tindak dengan penilangan,” tandas Bowo, sapaan akrab Kasat Lantas Polres Purwakarta, di Mapolres Purwakarta, Kamis (6/8).

Pelanggaran lalu lintas tersebut, menurut Bowo, didominasi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Selain melakukan penindakan terhadap pengendara, pihaknya juga selalu rutin membagikan masker kepada pengguna jalan.

“ Selama operasi, kami sudah membagikan kurang lebih sebanyak 1.000 masker. Kami memberi masker pada pengguna jalan yang tidak memakai masker,” jelasnya.

Pasca operasi, Bowo berharap masyarakat Purwakarta, agar tetap patuh terhadap aturan berlalu lintas. Kemudian di masa pandemi yang masih belum berakhir ini, masyarakat juga masih harus patuh dengan protokol kesehatan Covid-19.

“ Mudah-mudahan pandemi Covid 19 ini, segera berakhir dan masyarakat Purwakarta bisa berlalu lintas yang baik,” harapnya.

Dirinya juga berpesan, masyarakat bisa mengedepankan etika dalam berkendara. Kemudian, sebelum mengendarai kendaraan baik roda dua maupun roda empat, dicek terlebih dahulu terkait faktor-faktor keselamatan pengemudi dan kelengkapan kendaraan.

“ Saya harap masyarakat Purwakarta selalu menaati ketertiban berlalu lintas dan juga menjaga keselamatan saat berkendara. Stop pelanggaran. Stop kecelakaan. Keselamatan untuk kemanusiaan. Serta tetap patuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti selalu memakai masker, rajin cuci tangan, dan menerapkan jaga jarak (physical distancing),” pesan Bowo mengakhiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here