Water Treatment yang digunakan untuk normalisasi hasil celupan CV. Kreasi Utama Laundry

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Dansektor 7 lakukan investigasi ke CV. Kreasi Utama Laundry di JL.Inspeksi Citarum Kp. Cikambiy, Hilir No 18, Sabtu 01/9/2018. Perusahaan ini bergerak di bidang konveksi dan laundry.

Ivestigasi itu dilakukan Dansektor 7 Kolonel Inf. Purwadi   menanggapi aduan masyarakat yang menyebutkan ada pabrik yang membuang limbahnya ke sungai dengan tanpa proses IPAL.

Kol.Purwadi sepulang dari Jakarta dalam rangka menghadiri meeting dengan Bapenas perihal Multilateral Meeting Program Citarum Harum (Jakarta 31-08-208) langsung menuju lokasi pabrik washing, menindaklanjuti pengaduan masyarakat.

Dansektor 7 mengatakan, pihaknya akan menanggapi setiap pengaduan masyarakat. Karena pihaknya pun tahu kalau pabrik washing yang ada di Bandung Raya banyak yang  tidak memiliki IPAL,

Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi, ternyata pabrik ini memiliki water treatment. Humas Perusahaan, Apip M. Gojali  mengatakan, pabrik ini memiliki water treatment yang digunakan untuk normalisasi hasil celupan dengan kavasitas 322 M2 perhari dengan hasil produksi pencelupan sebanyak 1.000 pcs. “ Hal ini sudah kami ukur sesuai dengan produksi yang dihasilkan disini,” jelasnya.

Melihat hal tersebut, Kol. Purwadi mengatakan, ketika pihaknya memeriksa hasil limbah yang sudah diolah ternyata dengan kondisi derajat kemasan air limbah akhir yaitu 7 derajat PH. “ Artinya air limbah ini sudah sesuai dengan ketentuan normal, namun saya akan tetap membuat kesepakatan bersama pihak pabrik demi keamanan,” ujarnya menegaskan.

Mengenai hal tersebut, pihak pabrik pun menyetujuinya. Seperti yang diungkapkan Apip. Pihak perusahaan  setuju dengan tindakan Dansektor 7 Kolonel Purwadi.

“ Karena kami merasa diperhatikan dan kami sepakat untuk membuat surat pernyataan yang salah satunya isinya, kami tidak akan membuang limbah ke sungai tanpa melalui IPAL,” ucapnya.

Investigasi berakhir dengan kesepakatan bersama dengan hasil yang baik dan saling menghormati demi kepentingan bersama ini tanpa merugikan para pihak, apalagi untuk lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here