Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Longsor kembali terjadi di Sukanagara Cianjur Selatan. Tepatnya di Kampung Pos RT. 01/02 Desa Sukanagara Sukanagara Cianjur Jawa Barat, Kamis (09/04), sekira pukul 16.00 WIB,

Akibat kejadian itu, akses jalan terputus dari kedua arah. Karena volume tanah material longsoran menutupi badan jalan raya, dengan ketinggian sekitar 10 meter, panjang 30 meter dan lebar 8 meter.

Untuk penanganan lalu lintas dari Cianjur Selatan, Kepolisian Polsek Sukanagara dan Polsek Pagelaran, melakukan Rekayasa Lalu Lintas dengan menggunakan jalan Alternatif. Yaitu Jalan Raya lama yang melewati perkampungan dan tembus ke Terminal Pasar Sukanagara. Sementara dari arah Cianjur, saat ini dilakukan buka tutup arus lalin untuk kendaraan Roda 2 dan Roda 4, dan untuk Roda 6 sementara ditutup.

Menurut keterangan warga setempat, kejadiannya terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras. Saat kejadian ada pengendara sepeda motor yg lewat dan tertimbun longsoran dan sampai saat ini keadaannya belum dapat diketahui. Karena masih menunggu alat berat datang untuk melakukan evakuasi material longsoran yang menutup akses lalu lintas Jalan Raya.

” Tanah/tebing di lokasi longsor itu, adalah merupakan tanah milik H. Nandar Sutisna,” kata Agus Karom.

Upaya yang dilakukan saat ini oleh pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya adalah,  mendatangi TKP dan TPTKP, memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian, melakukan pengamanan dan pengaturan serta rekayasa lalu lintas. Selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kab Cianjur, untuk mendatangkan alat berat untuk mengevakuasi korban dan tanah material longsoran.

” Di lokasi kejadian, petugas Kamtibmas memberikan imbauan dan menyarankan warga sekitar TKP untuk mengevakuasi diri sementara,” kata Dandim 0608/CJR dalam laporan tertulisnya.

Petugas yang mendatangi TKP antara lain TNI, Forkopimcam Sukanagara dan Relawan Tanggap Bencana (Retana) Sukanagara.

Dandim 0608/CJR Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan,  kejadian tersebut akibatk kontur tanah tebing yang rawan longsor dan akibat curah hujan yang tinggi.

” Untuk membuka kembali akses jalan tersebut, memerlukan waktu yang cukup lama, karena volume material tanah longsoran cukup tinggi, panjang dan lebar. Sedangkan untuk pembuangan material tanah cukup jauh, karena sekitar TKP terdapat rumah toko dan rumah penduduk,” kata Dandim 0608/CJR.

Lanjutnya, pada pukul 18.00 WIB, dua unit alat berat dari Dinas PUPR Kabupaten Cianjur tiba di TKP dan mulai melakukan evakuasi korban. Sekaligus untuk membuka akses lalu lintas Jalan Raya Cianjur Selatan.

” Saat ini sedang dikerjakan pembersihan material longsoran oleh aparat dengan menggunakan dua alat berat, satu unit escavator dan satu unit loader serta empat unit Dum Truk. Semoga tidak ada kendala dan cuacanya bagus sehingga besok pagi sudah bisa kembali normal,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here