Komandan Sektor Pembibitan Citarum Harum Let Kol Inf Choirul Anam saat memberikan keterangan pers pada awak media

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Sektor Pembibitan Citarum Harum, kembali gelar sosialisasi Pemulihan Ekosistem Hulu Citarum Harum. Kegiatan tersebut mengambil tema, Berbasis Konservasi Menuju Masyarakat Mandiri Dan Sejahtera. Kegiatan tersebut digelar di Gelanggang Olah Raga (GOR)Cibeureum Pantes Desa Cobeureum Kec Kertasari Kab Bandung, Rabu (26/9).

Komandan Sektor Pembibitan Citarum Harum Let Kol Inf Choirul Anam mengatakan, Sosialisasi ini bentuk kerja keras pihaknya dan harus didukung masyarakat khususnya yang masuk Sektor Pembibitan.

Permasalahan sosial masyarakat disini sudah berpuluh puluh tahun mereka,  turun-temurun menanam sayur. Untuk itu masalahnya sosial bukan teknis maensetnya juga harus diubah program ekosistem ini program sosial yang masyarakatnya rata rata petani.

Pada ke empat desa didominasi tanah negara (Perhutani). Semua harus mendukung program Citarum Harum. “ Mari kita samakan persepsi TNI ada utk mengarahkan supaya masyarakat sejahtera,” kata Let Kol Inf Choirul Anam.

Selanjutnya Choirul Anam mengatakan, TNI ada ditengah tengah masyarakat, tujuannya untuk mengamankan dan pencegahan ekosistem. Diharapkan nanti semua masyarakat mempunyai kesadaran untuk pemulihan DAS Citarum berdasarkan Perpres no 15 th 2018. Inilah TNI ada ditengah tengah masyarakat untuk mempercepat pelaksanaan dan keberlanjutan kebijakan pengendalian DAS Citarum Harum.

Sosialisasi tersebut sebagai upaya mengatasi masalah. Karena  masyarakat salah menggunakan lahan hutan lindung PTPN VIII. Masyarakat tani, buruh tani dan ada masyarakat penyandang dana, untuk itu sosialisasi dan pendekatan terus dilakukan. Mulai dari masyarakat penggarap, multi profesi, multi komoditi seperti sayur, kopi, buah-buahan, tanaman keras dan yang terahkhir penegakan hukum.

Kegiatan sosialisasi tersebut  dipaparkan langsung oleh Dansektor Pembibitan Citarum Harum Letkol Inf Chaerul Anam. Acara dihadiri Danramil Kertasari, Kepala Desa Cibeureum, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan dari Pabrik Kopi Kapal Api Profesor Ance.

Dansektor juga memaparkan idenya untuk rencana pembangunan Rumah Kompos dan kotak cacing. Karena kompos dari masyarakat itu bisa dimanfaatkan nantinya dan  juga dengan contoh pola tanam yang benar agar tidak menimbulkan erosi.

Dalam pemaparan dan sosialisasi tersebut juga mengundang karyawan dari Kopi Kapal Api untuk pendampingan. Termasuk jika nanti pohon  kopi sudah tumbuh dan berbuah akan ditampung oleh pabrik Kopi Kapal Api yang nantinya akan dibangun di wilayah tersebut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here