Laporan : Djaka Kumara

Malang, metropuncaknews.com – Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Andi Wijaya S.Sos. diwakili Komandan Depohar 30 Kolonel Tek Ir. Isdwiyanto, S.IP., M. Si. memimpin upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia, Jumat (17/8) di  Lapangan Dirgantara Lanud Abd Saleh Malang.

Upacara tersebut diikuti para Kadis, para Komandan Satuan, para pejabat, serta  segenap personel Lanud  Abd Saleh dan Insub.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E. M.M. dalam sambuta tertulisnya yang dibacakan Komandan Depohar 30, mengatakan, pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 ini, pemerintah telah mencanangkan sebuah tema. Yakni, “ Kerja Kita, Prestasi Bangsa”.

Tema ini memiliki arti sangat penting bagi kita untuk memantapkan kualitas pekerjaan melalui pengabdian kita kepada negara dan bangsa. Kasau berharap, melalui penghayatan terhadap tema ini, dapat mempertebal nasionalisme dan mempertinggi patriotisme, yang diimplementasikan dalam bentuk kinerja terbaik sesuai bidang tugasnya masing-masing.

Selain itu, Bangsa Indonesia juga akan menyelenggarakan perhelatan akbar Asian Games yang akan dilaksanakan mulai 18 Agustus hingga 2 September 2018, di Jakarta dan Palembang. Kegiatan besar ini memiliki nilai yang sangat strategis untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia di kancah internasional.

” Untuk itu, TNI Angkatan Udara harus turut menjaga dan mendukung sepenuhnya perhelatan akbar tersebut agar sukses dilaksanakan dan mampu mengangkat national branding Indonesia di mata dunia internasional,” ungkap Kasau.

Lebih lanjut Kasau mengatakan, dalam suasana peringatan kemerdekaan ini yang tidak boleh kita lupakan dan perlu mendapat perhatian, adalah peristiwa duka di awal bulan Agustus yang menerpa saudara-saudara kita di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Guncangan gempa dengan magnitudo 7 skala righter tersebut, telah mengakibatkan lebih dari 400 orang meninggal dunia, serta memporak-porandakan ribuan tempat tinggal serta sarana prasarana yang ada. TNI AU telah mengirimkan ratusan ton bantuan logistik yang diterbangkan menggunakan pesawat CN-295, C-130 Hercules, dan Boeing 737 sebanyak 44 shortie melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Lanud Adi Sutjipto, Lanud Adi Sumarmo, Lanud Iswahyudi, dan Lanud Abdurrahman Saleh ke Lombok. Untuk itu, marilah kita sama-sama mendoakan semoga segala penderitaan yang terjadi dapat segera teratasi.

Menurut Kasau, sebagai negara yang telah 73 tahun merdeka, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia sangatlah besar dalam mewujudkan cita-cita nasional, seperti yang termaktub dalam UUD 1945.

Karena itu, setiap anak bangsa hendaknya harus memahami permasalahan-permasalahan negara, serta dapat saling bahu-membahu dalam memberikan solusi sesuai dengan porsinya masing-masing. Karena beban tugas TNI Angkatan Udara ke depan akan semakin berat dan kompleks, seiring dengan perkembangan lingkungan strategis yang sarat dengan dinamika.

“ Karena itu, saya harapkan agar kita semua mampu meningkatkan kualitas dan etos kerja yang tinggi guna mencapai tugas satuan yang optimal,” harapnya..

Kasau juga berharap, melalui upacara peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-73 ini, Prajurit TNI  Angkatan Udara harus selalu ingat terhadap para pelopor, pejuang dan senior TNI Angkatan Udara yang telah meletakkan dasar-dasar perjuangan Angkatan Udara. Kita harus meyakini bahwa apa yang telah dilakukan para pejuang, pelopor dan senior tersebut adalah yang terbaik bagi TNI Angkatan Udara dan bangsa Indonesia.

Semangat patriotisme yang ditunjukkan oleh para pendahulu Angkatan Udara jangan sampai luntur bagi generasi selanjutnya. “Semangat patriotisme ini harus menyertai setiap langkah prajurit Angkatan Udara yang diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas dengan dilandasi jiwa Kesatria, Militan, Loyal dan Profesional serta tetap berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri bagi PNS TNI,” pungkas Kasau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here