Laporan : Sam/Iriyanto

Cianjur, metropuncaknews.com – Dengan adanya unjuk rasa damai para buruh yang tergabung dalam beberapa aliansi buruh, pada selasa, 23 November 2021 dan Kamis, 25 November 2021. Dengan berjalan kaki (longmarch) dari depan PT Pou Yuen, Kecamatan Sukaluyu menuju Pendopo Cianjur, mengakibatkan jalan raya Cianjur – Bandung macet total selama dua sampai tiga jam.

Tentu saja hal itu membuat rugi para sopir Angkutan Umum (Angkum) Jurusan Ciranjang – Cianjur, karena mobilnya tak bisa lewat semana mestinya dan kendaraan umum lainnya diputar arah ke jalan Selajambe.

Sopir Angkum jurusan Ciranjang – Cianjur, Yusup (32) menerangkan,
Jumlah angkum Jurusan Ciranjang – Cianjur kurang lebih sebanyak 123 unit. Angkum yang tiap harinya oprasi jalan kurang lebih sebanyak 70-80 unit dan ketika adanya protes unjuk rasa damai para buruh, hampir seluruh sopir mengeluh, karena jalan raya jalur angkum macet total selama berjam – jam.

Selama adanya unjuk rasa para buruh untuk meminta kenaikan upah kerja yang membuat angkum trayek angkutan dari Ciranjang – Cianjur dan sebaliknya, itu terjadi macet total berjam – jam, angkum yang berada di pangkalan terminal diam dan yang sudah berangkat jalannya terhenti di pertengahan jalan karena macet total.

“Adanya unjuk rasa menetup jalan arus lalulintas, itu benar-benar membuat rugi para sopir angkum, terutama nominal ripuah dan rugi waktu. Pihaknya bukan tidak setuju adanya unjuk rasa kenaikan upah kerja, tapi lakukan unjuk rasa yang sekiranya tidak merugikan pihak lain,” Ucapnya.

Senada yang diucapkan sopir angkum lainnya, Hadi (30) menambahkan, dua kali terjadi unjuk rasa buruh, itu cukup membuat pusing para sopir angkum karena jalan macet total dan harus rela berjam-jam menunggu kondisi jalan kembali lancar.

Kalau mengenai diputar arah ke jalan Selajambe, kalau untuk angkum tidak tepat kecuali kendaraan lainnya, karena jalur jalan dari arah Selajambe selain sempit juga bukan jalur untuk angkum sebab tidak akan ada penumpang (sewa).

“Selain rugi waktu juga rugi pendapatan, adanya unjuk rasa, pendapatan jadi hilang sekitar 45%,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here