Laporan : Nana Cakrana

PURWAKARTA, metropuncaknews.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Purwakarta, kembali melansir penambahan kasus pada warga yang berstatus terkonfirmasi positif corona di wilayah Kabupaten Purwakarta. Yakni sebanyak satu orang.

” Kini, jumah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak delapan orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr. Deni Darmawan, di Posko GTPP Covid-10 Kabupaten Purwakarta, Jumat (17/7).

Sementara, untuk warga yang berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya berkurang dua orang. Kini jumlah ODP terdapat tujuh orang.

” Pengurangan juga terjadi pada warga yang berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sebanyak dua orang. Kini jumlah PDP terdapat empat orang. Dan untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) jumlahnya masih tetap 88 orang,” ujar dr. Deni.

Lebih lanjut dr. Deni menerangkan, secara kumulatif jumlah warga yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Purwakarta ada sebanyak 39 orang. ” Secara keseluruhan, telah dinyatakan sembuh sebanyak 30 orang. Sebelumnya, kami catat juga ada 1 orang yang positif telah meninggal dunia. Dan hari ini, masih terdapat 8 orang yang berstatus terkonfirmasi positif,” tuturnya.

Dia meminta masyarakat untuk tetap melakukan anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Pasalnya, diperlukan peran semua pihak untuk secara bersama-sama melakukan upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. ” Penerapan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas harus terus dilakukan. Jangan lupa pakai masker dan tetap menjaga jarak,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan, meski saat ini sudah memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal, namun masyarakat harus tetap waspada. Karena virus ini mungkin masih berada dekat di sekitar kita.

” Tetap mengikuti protokol kesehatan, dan selalu memakai masker ketika beraktifitas di luar rumah. Dengan begitu, setidaknya kita akan melindungi diri sendiri dari paparan Covid-19,” tukas dr. Deni mengakhiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here