Cianjur Selatan butuh mobil pemadan kebakaran

Liputan : Jay/Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Satu unit rumah di Kampung Pasir Kadeuri, Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, ludes dilalap si jago merah, Minggu, (3/6) kemarin sekira pukul 19.00 WIB.

Kebakaran rumah yang menyatu dengan warung kelontongan milik Sobandi itu, diduga akibat korsleting listrik. Beruntung dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Karena pada saat kejadian pemilik rumah sedang melaksanakan sholat Taraweh di masjid. Namun menurut Sobandi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Sudikman (55) warga sekitar menambahkan, api terlihat diatas bangunan rumah Sobandi, sehingga warga sekitar panik.

“ Dengan cepat api menjalar membakar bangunan rumah dan warung, terlebih bangunan rumah Sobandi menyatu dengan warung kelontongan dan kios bensin hingga api cepat menjalar,” kata Sudikman.

Hal sama dikatakan Rahmat (50), api diduga dari arus pendek listrik lalu menyambar tabung gas. Ditambah adanya kios bensin sehingga api menyala besar dan dengan cepat meratakan bangunan rumah dan toko kelontong milik Sobandi.

Melihat kejadian tersebut yang terjadi dengan cepat dan singkat, warga Cianjur Selatan sangat menyayangkan ketidak tersediaan fasilitas pemadam kebakaran.

Mereka berharap kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk dapat mendirikan bangunan kantor pemadam kebakaran.

” Okelah, infrastruktur jalan, pembangunan trotoar, taman kota dan fasilitas kesehatan sedang digalakan hampir disetiap daerah di Cianjur ini, tapi kami mohon dengan sangat perhatikan juga fasilitas publik yang sifatnya penting seperti salah satunya kantor dan fasilitas pemadam kebakaran seperti yang ada di Cianjur,” ujar Deden warga Sindangbarang pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here