Anggota Dewan Kab. Cianjur Dapil 4 komisi B Praksi Golkar, Usep Saepulohzen melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada kendaran roda dua. Foto: Zenal Mustari metropuncaknews.com

Laporan : Zenal Mustari

Cianjur, metropuncaknews.com — Kewaspadaan semua anggota Satgas Covid-19 di Cianjur terhadap wabah virus corona mesti terus ditingkatkan. Hal itu demi mencegah efek buruk dari wabah tersebut jika benar-benar menyebar di Cianjur. Apalagi, berdasar data, Cianjur dikepung oleh perbatasan zona merah virus corona.

Salah seorang anggota DPRD Kab Cianjur Komisi B dari Fraksi Golkar, Usep Saepulohzen dari Dapil 4 mengungkapkan, saat ini upaya untuk mewaspadai terhadap virus corona sudah dilakukan oleh pemerintah setempat. Terutama di pintu perbatasan, semua dijaga ketat demi mencegah penyebaran virus corona.

“ Hasil pantauan memang kalau sejauh ini, di Cianjur belum ditemukan positif virus corona. Kami berharap tidak ada, tapi tetap harus waspada,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di salah satu posko sterilisasi yang yang ada di Campakamulya. Rabu (8/4).

Dikatakan Usep, koordinasi lintas sektor di Cianjur sangat penting dilakukan. Karena, wabah virus corona jika tidak diantisipasi dengan benar bisa menjadi sangat-sangat berbahaya.

Apalagi, jumlah korban terinfeksi dan tewas di berbagai negara saat ini terus bertambah. Wabah virus corona benar-benar tidak mengenal batas negara. Tidak mengenal status negara maju, berkembang, atau pun miskin. Semua yang lengah, tidak menjaga perbatasan, bisa terserang wabah virus corona. “ Jumlah korban terus bertambah, namun khususnya di Cianjur saat ini belum ada ditemukan korban meninggal, kita berharap Cianjur benar-benar bebas corona,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here