Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Cecep Surahman, warga Desa Mekarwangi Kecamatan Haurwangi ini, memiliki kepedulian yang tinggi terhadap desa tempat tinggalnya. Tenaga dan pikirannya dicurahkan untuk kemajuan Desa Mekarwangi.

Cecep berpikir, kalau desanya maju, masyarakatnya pun tentu akan sejahtera. Karena itulah, Cecep terus bekerja dan berjuang untuk kemajuan Desa Mekarwangi.

Atas perjuangan dan kerja kerasnya, Cecep Surahman pada tahun 2007 diberi amanah untuk memimpin roda pemerintahan Desa Mekarwangi.  Kepercayaan dan amanah warga itu pun dijalankan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.

Berkat kerja keras dan sentuhan tangan dinginnya, Desa Mekarwangi pun sedikit demi sedikit mulai memperlihatkan perbaikan ke arah yang baik. Pembangunan disegala bidang dilakukannya demi kemajuan desa dan kesejahteraan warganya. Karena kinerjanya yang sesuai amanah, Cecep Surahman dipercaya warga untuk memimpin Desa Mekarwangi hingga dua periode.

Kini pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2020 yang akan digelar pada 23 Februari mendatang, Cecep Surahman kembali tampil sebagai salah seorang kandidat Calon Kepala Desa Mekarwangi.

Pada Pilkades Serentak di Desa Mekarwangi nanti, ada 5 orang kandidat Calon Kades.  Berdasarkan hasil undian nomor urut Calon Kades, Cecep Surahman menyandang  Nomor Urut 3. 

Ditanya soal program unggulannya, Cecep Surahman mengatakan,  bila ia masih dipercaya masyarakat memimpin Pemerintahan Desa Mekarwangi, ada beberapa program unggulan yang telah disiapkannya. Diantaranya yaitu, untuk RW sebesar Rp 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah) setiap tahunnya.

Disaat suhu politik di desa menghangat, diluncurkannya program tersebut, mengundang pro dan kontra. Bagi yang telah melihat kinerja Cecep, diluncurkannya program tersebut disambut antusias dan yakin program Rp 10 juta pertahun untuk setiap RW akan mampu meningkatkan kemajuan Desa Mekarwangi.

Namun bagi yang bersebrangan dengan Cecep Surahman, dikatakannya program unggulan Cecep Surahman itu sangat mustahil. Namun setelah dijelaskan dengan gamlang, baru masyarakat percaya.

“ Jangankan Rp.10 juta per RW, andai Rp. 20, 30 sampai 50 juta tiap RW, itu bisa dilakukan yang penting amanah, kompak dan bisa dipertanggung jawabkan,” ujarnya menegaskan.

Memang program yang satu ini sangat menarik. Bila program itu dijalankan sesuai program kerja Cecep Surahman, Insya Alloh kedepannya akan mampu menekan angka kemiskinan. Selain itu juga akan mampu menekan angka pinjaman masyarakat yang dilakukan secara ilegal. Seperti misalnya pada “Bank Emok” dan “Kosipa”.

Selain program tersebut, Calon Kades Mekarwangi Nomor Urut 3 ini masih memiliki program unggulan yang pro rakyat. Yaitu membebaskan Pajak Bumi Dan Bangunan bagi warga Desa Mekargalih yang nilai pajaknya 100 ribu ke bawah. Tapi bagi warga luar Desa Mekarwangi yang memiliki tanah dan bangunan  di wilayah Desa Mekarwangi, tetap wajib bayar PBB.  Tidak tergolong ke warga yang gratiskan PBBnya.

Lebih lanjut Cecep menjelaskan, bebas PBB ini, bukan berarti kewajiban bayar pajaknya dihilangkan, tapi pajaknya akan dibayar oleh kepala desa.

” Insya Alloh, demi warga Desa Mekarwangi, saya akan berjuang dan bekerja semaksimal mungkin, namun tentunya program kerja saya itu akan dapat terlaksana jika mendapat dukungan dari semua pihak. Untuk itu kepada seluruh warga Desa Mekarwangi, saya mohon doa restu dan dukungannya, agar program yang telah dicanangkan itu dapat terlaksana sesuai harapan semua pihak dan demi kemajuan Desa Mekarwangi,”  jelas Cecep Surahman, sekaligus menutup perbincangannya dengan awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here