Tabrakan maut kembali terjadi di Jalan Raya Cianjur Bandung. Tepatnya di Kampung Pasanggrahan RT 02/01 Desa/Kecamatan Ciranjang

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Lagi, tabrakan “adu bagong” terjadi di Jalan Raya Cianjur Bandung. Tepatnya di Kampung Pasanggrahan RT 02/01 Desa/Kecamatan Ciranjang, Sabtu (12/05), sekira pukul 23.30 WIB.

Kali ini yang bertabrakan adalah Suzuki Carry Fick Up Nopol, D 8318 VU  yang dikemudikan Doni Irawan (40) warga Kp. Sadang RT 04/11, Ds Cinunuk, Kec, Cilenyi, Bandung,  dengan Motor Hoda Beat Nopol. F 4270 YZ,  pengemudi motor Beat,  Trisna (23) warga Kampung Pasir Hapa RT03/06,  Desa Cibiuk Ciranjang. Sedangkan yang diboncengnya Asep Parhan (17) warga Kp Cibendra RT 09/03, Desa Sindangsari, Ciranjang. Kedua pengendara sepeda motor tewas seketika.

Saat itu pula kedua korban dibawa ke Puskes Ciranjang dan kecelakaan tersebut langsung ditangani Polisi Laka Lantas Polres Cianjur.

Informasi yang dapat dihimpun di Tempat Kejadian, suzuki cerry Futura Pick Up yang dikemudikan Dodi  Irawan (40), melaju kencang dari arah Cianjur menuju Bandung. Setibanya di jalan belokan Pasanggrahan,  datang dari arah Bandung menuju Cianjur,  Honda Beat melaju kencang juga oleng yang dikemudikan, Trisna (23) dengan membonceng Asep Parhan (17). Sepeda moyor ini bukannya membelok ke kiri malah lurus dengan posisi diarah kanan jalan. Hingga terjadi tabrakan adu bagong,  motor Beat beserta pengemudinya terseret sejauh 5 meter dan tewas seketika.

Trisna tewas ditempat kejadian, karena banyak luka ditubuhnya.

Tulang rusuk atas patah, Rahang hacur, kening pecah. Sedangkan Asep, tulang kaki kiri patah juga bolong. Kening robek, tangan kanan patah juga ada luka dalam. “ Hingga  menghembuskan napas terakhirnya di Puskesmas Ciranjang,” ucap Mahyudin (45) warga setempat yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Sementara itu, kernet Suzuki Carry Pick Up, Bobi Sadi menambahkan, mengaku pulang dari Cianjur, hendak pulang ke Bandung. Namun sesampainya di Ciranjang kena musibah, mobilnya  tabrakan dengan Honda Beat.

Dari jauh motor Beat dari arah Bangung, melaju kencang dan terlihat oleng. Sesampainya ditikungan jalan bukanya membelok malah lurus dan terjadi tabrakan dengan mobil yang ditungganginya dengan posisi di sebelah kiri untuk mobil dan untuk motor berada disebelah kanan. Pengendara motor keduanya tidak menggunakan helm.

“ Karena sulit dikendalikan, akhirnya motor dan pengendarainya terseret ke sebelah kanan jalan dan menabrak tebing,” ucap Bobi Sandi pada awak media.

Dilain pihak, Kepala  Desa Sindangsari yang saat itu berada di Puskesmas Ciranjang, Sujana (46) menjelaskan,  memang benar ada dua korban tabrakan. Yaitu, Asep Parhan (17)  Warga Kp Cibenda RT 09/03, Desa Sindangsari, Ciranjang. Seorang lagi Trisna (23) identitas pada KTP nya penduduk warga Kampung Pasir Hapa  RT03/RW,06,  Desa Cibiuk, Ciranjang. Namun kesehariannya diam menjadi warga Desa Sindangsari pula.

“ Kami ikut bela sungkawa dan ikut prihatin, semoga kedua korban mendapat ampunan dari Allah SWT dan yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan, sabar dan tawakal,” kata Sujana pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here