Camat Haurwangi Iwan Karyadi, SH

Laporan : Agus

Cianjur, metropuncaknews.com – Satu lagi destinasi wisata hadir ditengah masyarakat Kabupaten Cianjur. Tepatnya berada di wilayah Desa Sukatani Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur. Taman Ajo, demikian nama area wisata baru itu. Kehadiran Taman Ajo diharapkan dapat meenjadi daya tarik wisatawan yang datang ke Cianjur. Hingga pada akhirnya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar khususnya.

Keberadaan Taman Ajo tersebut, secara resmi dikukuhkan Camat Haurwangi Iwan Karyadi, SH, Sabtu (17/10). Acara peresmian Taman Ajo tersebut dihadiri Ketua LMDH Desa Sukatani, Kepala Desa Sukatani beserta perangkat, Perwakilan Polsek Bojongpicung, perwakilan Koramil Bojongpicung dan juga ratusan warga setempat.

Camat Haurwangi Iwan Karyadi, SH mengatakan, Wisata Taman Ajo adalah salah satu tempat yang mempunyai potensi wisata, walau pun masih banyak yang perlu dibenahi. Salah satunya adalah infrastruktur  jalan. Selain itu juga pintu masuk atau gerbang.

“ Meski demikian, kami sangat optimis kedepan Taman Ajo akan mampu berkembang menjadi tempat wisata yang mampu mendongkrak perekonomian warga Desa Sukatani, tinggal kembali kepada keseriusan dari pada pengelolanya itu sendiri,” ujar Iwan.

Jika melihat potensi tempat-tempat wisata lanjut Iwan, Di Kecamatan Haurwangi masih ada beberapa lokasi yang bisa dikembangkan. Salah satunya adalah Rest Area. dan Wisata air di Kp. Muhara. Diharapkan dengan adanya tempat tempat wisata di wilayah Kecamatan Haurwangi akan mampu meningkatkan roda perekonomian dan  kesejahtraan untuk warga. Untuk itu, Iwan berpesan dan selalu mengingatkan pada warga atau pengunjung juga kepada pengelola agar selalu menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid 19. “Karena wabah Covid 19 masih belum berakhir,” pesannya.

Sementara Koordinator Wisata Perhutani Didi Supendi mengatakan,  Taman Ajo adalah gerbang ke 2 Wana Wisata Pokland yang luasnya sekitar 30 H. Sekarang Pintu ke 2 ini sudah mulai dibuka. Karena itu, diharapkan apa yang sudah direncanakan dulu Wana Wisata Pokland dan Wisata Taman Ajo ini akan nyambung.

Untuk potensi unggulan di wilayah Wisata Taman Ajo adalah Wisata Bunga Hias. Kedepannya ada juga Wisata Air. Sedangkan edukasi dari program perhutani kalau di Pokland ada Pinus Carabia kalau di Taman Ajo ada Tanaman Jati Plus Perhutani (JPP). Tanaman JPP ini adalah Tanaman Jati yang cepat tumbuh yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perum Perhutani melalui serangkaian kegiatan pemuliaan pohon. “ Maka dengan adanya wisata diwilayah Perhutani, diharapkan program dari Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM), akan mampu meningkatkan kesejahtraan masyarakat,” jelasnya.

Ketua LMDH Dedi Kurnia mengatakan, Wisata Taman Ajo identik dengan tanaman bunga hias. Maka untuk wilayah muka sudah pasti pertama adalah penataan tempat – tempat bunga hias. Sedangkan untuk diarea dalam, karena dulu disini ada kolam, pihaknya pun akan kembalikan membangun wilayah tersebut menjadi kolam yang nantinya bisa dijadikan sebagai wahana bermain air.  ” Semoga saja apa yang kami rencanakan dapat berjalan sesuai dengan harapan,” kata Dedi Kurnia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here