Pasar tradisionil Ciranjang Cianjur

Laporan : Shandi/Dani

Cianjur, metropuncaknews.com – Cianjur Aktivis Independen (CAI), meminta penegak hukum memproses adanya dugaan kerugian negara, yang diakibatkan oleh pembangunan Pasar Ciranjang, Selasa (15/1).

Direktur Eksekutif CAI, Farid Sandy menilai, pembangunan yang menelan angka Rp. 3 miliar tersebut, kondisinya kini nyaris rusak dan terbengkalai.

Pemkab Cianjur, melalui beberapa dinas terkait harus bertanggungjawab atas kejadian dugaan kerugian negara tersebut.

” Pasalnya itu uang rakyat kan? dimana seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan rakyat. Bukan malah menjadikan bancakan oknum-oknum tidak bertanggungjawab, artinya perlu melakukan pemeriksaan atau audit investigasi,” jelasnya pada awak media.

Menurut Farid, pembangunan Pasar Ciranjang bisa dikenakan sanksi berdasarkan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, PP No 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Farid menambahkan, bangunan pasar Ciranjang kini hancur tidak terpakai sebelum ditempati para pedagang.

Jelasnya telah terjadi dugaan kerugian negara disini, dan menimbulkan indikasi kerugian negara. Sekali lagi, “Kami akan mencoba melakukan audensi publik bersama dinas terkait, mendengarkan apa alasannya sampai terbengkalai. Setelah itu akan melaporkan kepada aparat penegak hukum, untuk mendesak dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here