Ilustrasi

Laporan: Shandi/Dani

Cianjur, metropuncaknews.com – Terkait adanya kejanggalan yang dilakukan menantu Plt Bupati Cianjur dalam berkampanye untuk pencalonannya menjadi anggota legislatif, yaitu terindikasi memanfaatkan fasilitas negara. Cianjur Aktivis Independen (C.A.I) laporkan Abdul Aziz ke Bawaslu Kabupaten Cianjur. Sebagai bahan pelaporan mereka sertakan bukti-buktinya, Selasa (26/3).

Indikasi pemanfaatan fasilitas negara yang dilakukan Aziz, kata Direktur Eksekutif C.A.I, Farid Sandi, pada acara yang dilaksanakan di dalam pendopo Cianjur. Acara tersebut menurutnya sangat beraroma politis. Pertama,  menurutnya, undangan acara seharusnya dibuat secara kedinasan bukan melalui pesan singkat WA.

Kedua, dalam hal ini kepentingan dan acara dalam rapat atau musywarah tersebut tidak jelas apa yang dimusyawarahkan.

Ketiga adalah orang yang mengundang atas nama PLT, tidak ada di tempat pada saat musyawarah atau pertemuan di pendopo.

Keempat, pada saat musyawarah kenapa ada Calon DPRD Dapil II Abdul Aziz, meski dia adalah menantu dari Plt Bupati H Herman.

“ Menyikapi hal itu, jelas ini semakin menguatkan dugaan pemakaian fasilitas negara,” paparnya.

Kalau benar menantu PLT  Bupati itu memakai fasilitas negara untuk kepentingan politik. Farid menegaskan, itu sudah melanggar undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, Pasal 304 ayat 1 yang isinya tentang pelarangan kampanye menggunakan pengaruh atau fasilitas negara. 

” Temuan kami bukan hanya itu. Aziz juga diduga mengkondisikan para ASN/PNS dalam kegiatan politiknya. Ini juga jelas melanggar edaran Mendagri tentang Netralitas PNS,” sebutnya. 

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur membenarkan, ada laporan masuk dari C.A.I yang melampirkan bukti dugaan atau tuduhan atas pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh menantu PLT Bupati. 

” Iya kami terima laporannya. Kami akan bertindak menyikapi laporan tersebut, untuk mencari kebenarannya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here