Ilustrasi

Laporan : Shandi/Yanto

Cianjur, metropuncaknews.com – Luas area pesawahan di wilayah Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur Jawa Barat, diakui memang sangat luas. Namun keberadaan ladang tersebut merupakan milik orang lain. Sedangkan masyarakat setempat hanya menjadi buruhnya saja.

Menyikapi hal tersebut, maka sangatlah wajar jika tingkat perekonomian masyarakatnya, berada ditingkat menengah kebawah. Bahkan bisa dikatakan tergolong miskin.

Camat Haurwangi Iwan Karyadi saat ditemui diacara peresmian Rutilahu milik Bakri di Kampung Kiarapayung RT. 02/06, Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, Sabtu (16/3) kemarin mengatakan, luas area pesawahan disini memang luas. Namun yang menjadi buruh taninya adalah warga setempat. Ia pun membenarkan, di wilayahnya masih banyak warga yang berkategori miskin.

” Di Haurwangi ini sebetulnya sangat banyak sekali ya, tapi mereka hanya sebagai penggarap-penggarap lahan milik orang luar saja.  Dan mengenai bantuan itu sudah termasuk dalam kategori miskin, itu pun dimasukkan kedalam program-program kemiskinan yang ada di Cianjur, contohnya PKH juga program-program lainnya, tujuannya untuk penekanan berkurangnya angka kemiskinan,” kata Iwan.

Disinggung mengenai upaya yang dilakukan oleh pihak kecamatan mengenai pengurangan angka kemiskinan, Iwan mengatakan,  pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengadakan pemberian modal usaha.

” Program kami di kecamatan adalah bekerjasama dengan dinas instansi terkait untuk mengadakan modal usaha, serta bekerjasama dengan baik untuk mengajukan berbagai program-program untuk mengatasi kemiskinan,” ujarnya.

Sementara Sekjen Cianjur Aktivis Independent (CAI) Dikdik Sodikin memaparkan, pihaknya sebagai aktivis pegiat masyarakat mengingatkan pemerintah desa khususnya, umumnya pemerintah Kabupaten Cianjur, akan penting adanya perhatian khusus kepada masyarakat tidak hanya memberikan bantuan begitu saja. Seperti bantuan PKH tetapi bantuan untuk rumah pun dinilai sangatlah penting. 

” Karena kondisi rumah sangat berkaitan dengan ekonomi, hampir rata-rata masyarakat disini berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah, maka dari itu diperlukan perhatian dari semua pihak untuk peningkatan ekonomi masyarakat di Kecamatan Haurwangi ini karena kurang tersentuh,” paparnya.

Lanjutnya, adapun yang wilayah-wilayah yang mendapatkan bantuan Rutilahu, saat ini hanya desa-desa yang menjadi tim pemenangan bupati kemarin, cetus Dikdik.

Dikdik juga mengatakan, untuk wilayah Haurwangi ini, khususnya Desa Ramasari ini terdapat kurang lebih sebanyak 70 yang termasuk kategori Rutilahu. Mulai dai dari rumah panggung, bahkan ada yang sudah ditopang dengan bambu dan kalau penopangnya dicopot rumah itu bisa roboh.

“Untuk pemerintahan desa mungkin sudah menganggarkan, tetapi karena mungkin adanya pembangunan infrastruktur yang harus di selesaikan jadi mereka lebih memprioritaskan hal itu,” tandas Dikdik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here