Laporan : Nana Cakrana

PURWAKARTA, metropuncaknews.com – Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menyerahkan bantuan sembako untuk warga terdampak proyek galian tanah merah ilegal di Desa Sukajaya Kecamatan Sukatani Purwakarta.

“ Alhamdulillah hari ini, saya bisa bersilaturahmi dengan warga Desa Sukajaya, Sukatani. Di sini saya mengajak warga untuk ikut membangun dan menjaga Purwakarta,” ujar Anne, saat menyerahkan bantuan sembako di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Rabu (8/7).

Sesuai dengan tema hari jadi Purwakarta tahun ini yaitu ‘Jaga dan Riksa’, Bupati yang akrab disapa Ambu ini mengajak masyarakat di desa tersebut untuk bersama-sama menjaga alam dan lingkungan. Hingga tetap hijau dan asri. Bukan tanpa alasan ia mengajak masyarakat, karena di wilayah tersebut terdapat galian tanah merah yang dianggap merugikan masyarakat.

“ Yang lewat jalur arteri ini tidak hanya warga Sukatani, melainkan warga di kecamatan lain seperti Darangdan, Plered, Maniis dan Tegalwaru juga merasakan kemacetan di jalur ini. Saya lebih setuju tanah itu digarap oleh masyarakat yang kemudian menghasilkan sumber pertanian yang melimpah,” kata Ambu.

Lebih lanjut Ambu mengatakan, pihaknya telah memanggil pihak perusahaan galian tanah dan menyarankan untuk menempuh izin sebelum beroperasi. “ Hasil pertemuan kemarin mereka sepakat akan melakukan proses perizinan terlebih dahulu, sebelum melanjutkan galian,” tukasnya.

Seusai bersilaturahmi dengan warga, Ambu kemudian mendatangi lokasi galian tanah merah untuk memastikan tidak ada aktivitas galian di area tersebut.

“ Kami akan mempersempit akses keluar masuk truk dengan terpaksa mematok akses jalan di sekitar tambang, agar mereka tidak beroperasi terlebih dahulu sebelum izinnya keluar,” tegas Ambu mengakhiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here