Laporan : Sandi/Danni

Cianjur, metropuncaknews.com – Menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia agar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Jawa dan Bali. Selain itu juga sesuai dengan Instruksi Kemendagri PPKM darurat Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat CoVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Bupati Cianjur H. Herman Suherman terjun langsung melakukan pemantaun ke lapangan bersama Forkopimda Kabupaten Cianjur di seputar kota dan perbatasan.

Dalam pelaksanaannya, Bupati Cianjur H. Herman Suherman, melihat secara langsung pos-pos penyekatan dalam rangka mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 untuk pengendalian penyebaran COVID-19.

“Kami yakin, seluruh masyarakat Cianjur sebagai bangsa Indonesia telah siap mematuhi dan melaksanakan berbagai ketentuan yang ditentukan selama PPKM Darurat diberlakukan, dan Alhamdulillah dari hasil pantaun, masyarakat Cianjur sudah memahami dan melaksanakan ketentuan penerapan PPKM Darurat ini” ujar Bupati saat ditemui di Perbatasan Cianjur Bandung Barat. Tepatnya di Jembatan Citarum Kecamatan Haurwangi, Senin (05/07/2021).

Menurutnya, semua ketentuan yang diberlakukan bertujuan untuk menyelamatkan masyarakat melalui pembatasan mobilitas yang tidak esensial. Hingga akhirnya diharapkan dapat mengendalikan bahkan menghentikan laju penularan Covid 19.

” Untuk memantau kegiatan masyarakat hingga level kecamatan dalam rangka upaya mengendalikan penularan, saat ini Pemerintah Kabupaten Cianjur telah bekerja sama dengan semua elemen bangsa termasuk TNI dan Polri” tandas Herman Suherman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here