Bupati Cianjur Sindir Ustadz Yang Protes Jalan Dengan Nadoman

0
84

Penulis : Yanto Hidayat

Metropuncaknews.com – Duh ada aja ini, ibarat kerajaan Astina di demo Kurawa, inilah sandiwara versi terbaru dari kisah Cianjur Manjur zaman kini, sang raja seolah tak ingin disalahkan atas apa yang terjadi di negeri di atas awan.

Luasnya Cianjur kalau diukur dari jam tempuh ibarat melewati Bandung, Garut, Tasik lalu Ciamis, perjalanan delapan jam dengan jalan seperti jalur sutera penuh duri, berkelok dan berlubang, membuat kesal para sultan yang melintasinya.

Pilar negara ke 4 dalam acara jumpa bupati Cianjur Rabu, 27/4/2022 / photo YH

Hingga muncul seorang ulama pandai mengukir kata, ditumpahkan berbentuk nadoman, menyinggung raja yang asik mengolah negara, yang selalu terancam binasa karena Pandemi, pembangunan mangkrak 2 tahun lamanya, akibat virus kecil yang tak kasat mata.

Nada protes sang ulama yang tak biasa, bukan dengan demo berjuta juta, bukan dengan bentangan spanduk di jalan raya, hanya dengan beberapa susunan kata, tapi membuat sang raja sesak di dada.

Wahhh, entah salah siapa, yang jelas karena kurang satu saja, SOSIALISASI….Yang mungkin memerlukan dana, bukan dengan dua lembar dolar Indonesia, tapi sedikitnya dengan 10 persen pendapatan negara, karena baik buruknya negara ditentukan penulis yang perutnya melar, bukan penulis yang busung lapar. Bukan niat menyinggung tapi mari kita merenung.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here