Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Bupati Cianjur H. Herman Suherman, melakukan peletakan batu pertama di pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Emak Nur (75) warga Kampung Sukawarna RT02/RW09, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kamis 6 Januari 2021 kemarin.

Selain Bupati Cianjur H. Herman Suherman, peletakan batu diikuti oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat Boy Iman Nugraha ST., MT dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Abdul Azis Saefudin.

Pembangunan Rutilahu tersebut bersumber dari bantuan provinsi tahun anggaran 2021.

Hadir pada acara tersebut Forkopimcam Cugenang, Kepala Puskesmas Cugenang, para Kepala Desa, Kepala BPBD Kab. Cianjur, Ketua ABPEDNAS Kab. Cianjur dan para tamu undangan lainnya termasuk diantaranya para penerima bantuan tersebut.
,
Dalam sambutannya Bupati Cianjur, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Jawa Barat dan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Prov. Jawa Barat yang sudah memberikan program bantuan rutilahu untuk Kab. Cianjur.

“Terima kasih pak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan dan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Prov. Jawa Barat, Boy Iman Nugraha ST., MT,” ucapnya.

Ia melanjutkan, selamat kepada 30 KPM yang telah menerima bantuan pembangunan rutilahu.

“Saya berpesan dan menitipkan kepada penerima rutilahu, agar bisa menjaga rumah tersebut serta merawatnya,” katanya.

Terakhir ia menyampaikan, di Kabupaten Cianjur untuk Covid-19, alhamdulillah sudah 0 dan untuk capaian vaksin sudah 72 % yaitu level 1.

“Semoga dengan kondisi seperti ini, untuk kegiatan ekonomi, mudah-mudahan bisa berjalan seperti dulu lagi sebelum ada covid-19,” pesannya.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Boy Iman Nugraha ST., MT menambahkan, untuk penerima bantuan pembangunan rutilahu dari provinsi tahun anggaran 2021 untuk 1 unit sebesar Rp 17.500.000.-

“Ini merupakan stimulasi kegiatan dimasa pandemi untuk pemulihan ekonomi,” tambahnya.

Ia juga mengatakan rumah tidak layak huni tersebut merupakan bantuan dari Dinas yang berkaitan.

“Untuk tahun 2021, anggaran rutilahu itu sudah di hapus, namun Gubernur Jawa Barat mengupayakan untuk kegiatan kemasyarakatan harus tetap dilaksanakan,” tutupnya.

Selesai kegiatan peletakan batu pertama program rutilahu, Buapati Cianjur langsung meninggalkan lokasi untuk kegiatan selajutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here