Laporan : Darul

Cianjur, metropuncaknews,com – Bupati Cianjur H. Herman Suherman menegaskan, Kepala Desa (Kades) harus benar dalam mengelola anggaran Dana Desa (DD). ” Harus benar dalam mengelola anggaran DD, sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya menegaskan.

Selanjutnya Herman Suherman mengimbau pada masyarakat, jika ditemukan ada kades yang tidak benar, laporkan.

“ Jika ditemukan masih ada kepala desa yang tidak benar, laporkan,” tegas Herman.

Hal tersebut diungkapkan Herman, terkait adanya oknum Kades yang dikerangkeng karena diduga melakukan penyelewengan anggaran Dana Desa (DD). 

Terhitung sejak tahun 2021, sudah ada lima oknum Kepala Desa di Kabupaten Cianjur, jadi penghuni jeruji besi, akibat terjerat kasus korupsi dana desa (DD).

Menanggapi hal itu, Bupati Cianjur H. Herman Suherman menegaskan, tentunya yang terjerat tetap harus diproses hukum.

” Yang kedua, kita akan terus melakukan pembinaan. Agar hal tersebut tidak terjadi lagi, intinya itu,” tandas dia kepada wartawan saat di wawancarai seusai Rapat Paripurna di kanntor DPRD Cianjur, belum lama ini.

Dilain pihak, Ketua Komisi A DPRD Cianjur, M. Isnaeni mengatakan, dengan adanya kades yang terjerat kasus korupsi, menjadi sebuah Pekerjaan Rumah (PR). Baik di dewan maupun di eksekutif.

” Teman-teman di eksekutif harus melakukan evaluasi terhadap banyaknya kades yang terjerat kasus korupsi,” ujarnya pada wartawan, Senin (13/9/2021).

Isnaeni mengatakan, banyaknya kades yang terjerat kasus korupsi, apakah kurang pembinaan dari mereka atau bagaimana?. ” Ini harus menjadi menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kita, agar tidak terjadi tindakan tindakan korupsi dari kades,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here