Tulisan bernada protes mewarnai kehadiran Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar di Desa Cibiuk Kec. Ciranjang

Liputan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Bupati Cianjur Dr. H. Irvan Rivano Muchtar. S.Ip, SH, M.Si, Rabu (30/05) sekira pukul 16.00 WIB, ngabuburit sekaligus melaksanakan Gotong Royong (Gorol),  membangun cor beton jalan lingkungan sepanjang 171 meter, lebar 1,5 meter, di Kampung Sukamaju, RT 01/02 Desa Cibiuk, Kecamata Ciranjang, Cianjur Jawa Barat.

Kunjungan bupati ngabuburit dan gorol tersebut, tidak hanya disambuat antusias warga  setempat, tapi ada pula warga yang menyambut dengan protes. Seperti memasang tulisan pada karton yang dipasang di pohon pinggir jalan Hegarmanah-Cikoronjo. Tepatnya di Kampung Sukamaju RW 02, kurang lebih 100 meter dari lokasi gorol. Tulisannya, ” Cing Pak omean jalan tah meuni butut,”  dan, “Jalan gorrng tea,”.

Tentu saja dua tulisan protes tersebut, mengundang perhatian banyak pihak. Ada pro dan ada pula yang kontra. Karena memang nyatanya kondisi jalan seperti itu. Rusak berat dan telah belasan tahun belum pernah mendapat perbaikan. Hingga wajar banyak  yang melakukan protes dan tidak hanya itu saja. Karena Gorol yang sekarang dilaksanakan tidak pada ruas jalan Hegarmanah – Cikoronjo yang notabene milik kabupaten. Melainkan Gorol dilakukan pada jalan lingkungan.

Karena itu, warga setempat meminta pada Bupati Cianjur untuk segera membangun jalan Hegarmanah-Cikoronjo. “ Karena jalan tersebut merupakan akses jalan menuju tempat wisata air bersih dan wisata Calingcing,” ucap Pandi Usman (43) warga Desa Cibiuk.

Sementara itu, Kepala Desa Cibiuk, Yandi Ruhyandi Z mengatakan, dengan adanya kunjungan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar  beserta rombongan, melaksanakan ngabuburit dan gorol membangun cor beton jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 171 meter, lebar 1,5 meter, pihaknya berucap terima kasih.  Bersyukur dan merupakan suatu kebangaan tersendiri.

Namun dibalik itu, pihaknya merasa dipermalukan pula oleh warganya. Yaitu dengan memasang karton yang bertuliskan protes yang dipasang di pohon pinggir jalan, tak jauh dari tempat lokasi gorol. Maka dengan adanya hal tersebut, pihaknya mohon maaf pada Bupati Cianjur beserta jajarannya, Camat Ciranjang dan seluruh tamu undangan lainnya.

Karena adanya tulisan protes tersebut, bukan unsur kesengajaan pihaknya. Mungkin itu hanya iseng masyarakat belaka,  juga semua itu merupakan suatu kelalaian pihaknya.

” Mohon maaf mungkin itu hanya iseng dan merupakan suatu kelalaian kami, karena tak menyangka akan adanya protes berbentuk tulisan dan bentuk lainnya,” ucap Yandi Ruhyandi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here