Laporan : Danni

Cianjur, meteopuncaknews,com – Dua perusahaan di wilayah Kecamatan Sukaluyu Cianjur, yakni PT. Pou Yuen Indonesia dan PT Fasic didatangi Bupati Cianjur H. Herman Suherman bersama jajaran Forkompimda Cianjur. Kedatangan Bupati dan rombongan tersebut dalam rangka Inspeksi Mendadak (Sidak) pelaksanaan PPKM Darurat.  

Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan, PT Pou Yuen, sudah menjalankan aturan. Pegawai yang bekerja hanya 50 persen dari total pekerja di perusahaan tersebut. “ Kalau untuk kapasitasnya sudah sesuai, tapi prokesnya belum sesuai. Jadi bukan satu gedung kosong satu gedung terisi, tapi dalam satu gedung diisi dengan kuota 50 persen supaya ada jaga jarak, dan untuk penerapan prokesnya kita tegaskan kepada perusaaan untuk lebih diperketat lagi dan jika melanggar tentunya akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku, tidak hanya selama pelaksanaan PPKM tapi selama masa pandemi ini, akan kita awasi dan pantau terus, agar tidak terjadi penularan Covid 19,” kata Hermani, Selasa (6/7/2021).

Lebih lanjut Bupati mengatakan, masih ada perusahaan yang belum melaksanakan PPKM Darurat Covid 19. Mereka berdalih jika saat ini masih mengejar target order. Selain itu, diperlukan waktu untuk mengatur kembali jadwal kerja pegawai.

“ Itu bukan jadi alasan, tetap aturan harus diikuti. Kan hanya sampai tanggal 20 Juli, tidak lama,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, perusahaan-perusahaan tersebut sudah diminta untuk mengikuti proses dan aturan PPKM Darurat. Jika tidak maka sanksi tipiring akan diberikan.

“ Kita sudah minta besok, prokes dan aturan 50 persen WFH itu dijalankan. Kalau tidak, pasti akan diberikan sanksi melanggar PPKM Darurat,” ujarnya metegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here